JAKARTA, KOMPAS.com - Harga rumah di Jakarta lebih tinggi dibandingkan beberapa kota besar dunia, seperti London, Bangkok, dan Kuala Lumpur.
Bahkan harga hunian di ibu kota juga lebih tinggi ketimbang New York maupun Tokyo.
Hal ini terlihat berdasarkan rasio perhitungan harga rumah terhadap pendapatan yang dilakukan oleh World Bank Time To Act 2019 yang dikutip oleh Jakarta Property Institute.
Berdasarkan riset tersebut, mahalnya rumah di Jakarta dikarenakan birokrasi yang rumit dan berbelit.
Executive Director Jakarta Property Institute Wendy Haryanto menuturkan, ongkos birokrasi ini yang menyebabkan harga rumah semakin naik.
Menurutnya, biaya birokrasi mencakup proses perizinan seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan rendahnya peringkat kemudahan bisnis.
Tak hanya itu, pengembangan yang diizinkan juga masih mengalami sejumlah pembatasan.
Artikel mengenai mahalnya harga rumah di Jakarta ini menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com pada Kamis (9/7/2020). Ulasan selengkapnya dapat Anda baca pada tautan berikut:
Baca juga: Harga Rumah di Jakarta Lebih Mahal ketimbang New York dan Tokyo
Berita selanjutnya adalah progres konstruksi Tol Pekanbaru-Dumai yang sudah mencapai 99,07 persen.
Dengan demikian, jalan bebas hambatan ini ditargetkan beroperasi penuh dalam waktu dekat.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.