Petrokimia Gresik Sulap SOR Tri Dharma Jadi Ruang Isolasi Darurat

Kompas.com - 09/07/2020, 22:28 WIB
Ruang isolasi darurat yang dipersiapkan PT Petrokimia Gresik di SOR Tri Dharma, yang sedang dalam tahap penyelesaian akhir, Kamis (9/7/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHRuang isolasi darurat yang dipersiapkan PT Petrokimia Gresik di SOR Tri Dharma, yang sedang dalam tahap penyelesaian akhir, Kamis (9/7/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Terus bertambahnya pasien yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mendorong PT Petrokimia Gresik (PG) merombak Sarana Olahraga (SOR) Tri Dharma untuk dijadikan ruang isolasi darurat.

Gedung yang kerap digunakan sebagai venue Proliga ini, diubah untuk sementara waktu menjadi ruangan-ruangan bersekat dengan ukuran sekitar 4x4 meter persegi.

"Dalam rangka antisipasi itu. Apalagi jumlah karyawan kami cukup banyak, belum lagi dari anak perusahaan," ujar Sekretaris Perusahaan PT Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono kepada awak media di lokasi, Kamis (9/7/2020).

Gedung tersebut disekat menjadi 40 kamar yang masing-masing berisi dua tempat tidur, sehingga dapat menampung 80 pasien.

Baca juga: Kriteria Pasien yang Ditempatkan di Fasilitas Isolasi Lamongan

"Untuk bed dan alat-alat pendukung lain sudah kami pesan, tinggal dikirim. Begitu pula dengan tenaga kesehatan yang akan merawat pasien," ucap dia.

Antisipasi ini dilakukan, lantaran rumah sakit rujukan yang ada di Kabupaten Gresik sudah menunjukkan tanda-tanda melebihi kapasitas.

Termasuk, Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG) milik perusahaan.

Ruang isolasi darurat yang dipersiapkan PT Petrokimia Gresik di SOR Tri Dharma, yang sedang dalam tahap penyelesaian akhir, Kamis (9/7/2020).KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAH Ruang isolasi darurat yang dipersiapkan PT Petrokimia Gresik di SOR Tri Dharma, yang sedang dalam tahap penyelesaian akhir, Kamis (9/7/2020).
"Kami bekerja sama dengan RSPG dan Koperasi Karyawan Keluarga Petrokimia Gresik (K3PG) menyediakan ruang isolasi darurat beserta sarana pendukung lainnya," kata Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi.

Untuk memodifikasi sarana ini, PG mengalokasikan dana sekitar Rp 1 miliar. Termasuk, pengadaan tempat tidur dan alat kesehatan penunjang.

Sementara tenaga kesehatan, seperti perawat, dokter, dan dokter spesialis akan diambil dari hasil seleksi yang dilakukan perusahaan.

Baca juga: Mundur dari Jadwal, Tower 6 RS Covid-19 Wisma Atlet Dibuka 15 Mei

Salah satunya Novian, perawat asal Lamongan. Ia mengaku, sudah siap dan mengetahui risiko yang dihadapi bila diterima bekerja merawat pasien positif Covid-19 di ruang isolasi darurat di SOR Tri Dharma.

"Kemarin sudah kerja tapi resign, terus coba melamar di sini. Kalau memang diterima, saya sudah siap, tidak masalah," tutur Novian.

"Saya sudah tahu risikonya, dan kemarin juga sudah banyak belajar mengenai cara merawat pasien Covid-19. Termasuk safety untuk diri saya sendiri," kata dia.

Sebelumnya, langkah serupa juga sedang dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik, yang tengah menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro sebagai ruang isolasi pasien Covid-19.

 

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X