Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Terpengaruh Krisis, Sinarmas Land Raup Rp 200 Miliar dalam Sehari

Kompas.com - 30/06/2020, 16:26 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendati terlalu dini untuk mengatakan sektor properti telah bangkit, namun pada kenyataannya performa aktual penjualan sejumlah pengembang menunjukkan hasil maksimal.

Setelah Ciputra Group sukses membukukan penjualan perumahan senilai Rp 55 miliar dalam sehari, giliran Sinarmas Land mencatat hal serupa di tengah krisis.

Bahkan, raksasa yang kelahirannya dibidani mendiang Taipan Eka Tjipta Widjaya ini mampu meraup angka lebih besar yakni Rp 200 miliar saat rilis perdana pada Minggu (28/6/2020).

Rekor marketing sales ini diperoleh dari penjualan 178 unit klaster baru bertajuk Invensihaus R di BSD City, Tangerang Selatan.

Baca juga: Lewat Digital Marketing, Ciputra Kantongi Rp 55 Miliar

Kepada Kompas.com, Selasa (30/6/2020), CEO Residential Sinarmas Land Herry Hendarta mengatakan terjualnya seluruh rumah di klaster Invensihaus R karena kontribusi kalangan profesional dan eksekutif milenial yang melakukan prioritas ulang dalam membelanjakan uangnya.

"Mereka mulai berpikir untuk membelanjakan uangnya di properti ketimbang traveling," kata Herry.

Selain itu, lanjut dia, produk yang ditawarkan Sinarmas Land dirancang dengan konsep inovatif dan unik.

Bangunan Invensihaus R didesain 2,5 lantai yang mencakup 3 kamar tidur. Furnitur pintar turut melengkapi rumah tersebut.

Terdapat ruang fungsional yang peruntukannya dapat digunakan sebagai home office for work from home atau school from home.

Invensihaus R dipasarkan dengan ukuran tanah 5 x 10 meter persegi, dengan luas bangunan 68 meter persegi. Hunian ini dijual mulai dari harga Rp 1,2 miliar hingga Rp 1,5 miliar.

Fenomena unit Invensihaus R terjual habis saat peluncuran mengulang catatan produk-produk Sinarmas Land lainnya yang diawali dengan FleekHauz.

Sejak dipasarkan pertama kali hingga Invensihaus R, sudah terjual delapan klaster dengan total 1.543 unit dalam waktu singkat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Apartemen
Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Hunian
Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Berita
Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Interior
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com