Tiang Listrik Hambat Proyek Jalan Kawasan Wisata Premium Labuan Bajo

Kompas.com - 28/06/2020, 21:50 WIB
Tiang listrik di sepanjang jalan di ruas jalan Soekarno Hatta bawah sejauh 1,95 kilometer KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERETiang listrik di sepanjang jalan di ruas jalan Soekarno Hatta bawah sejauh 1,95 kilometer

Akibatnya, seluruh pekerjaan saluran air dan utilitas untuk paket KSPN tidak bisa terlaksana sesuai rencana.

Hal senada juga disampaikan General Superintendent PT Floresco Aneka Indah Agung Indra W yang mengaku masalah yang dihadapi adalah banyaknya utilitas tiang listrik beton yang belum dipindahkan dari bahu jalan.

"Kami kesulitan untuk melakukan galian tanah yang rencananya akan dipasang saluran dan trotoar jalan. Apabila tiang listrik beton itu belum dipindahkan, kami khawatir akan menghambat proses pelaksanaan pekerjaan," tegasnya.

"Harapan kami, pihak PLN segera melakukan pemindahan tiang listrik beton agar pelaksanaan proyek nasional ini berjalan lancar," sambung Agung.

Terkait dengan hal itu, Manager PLN UP3 Flores Bagian Barat Yudi Lordianto menjelaskan, PLN tetap berkomitmen mendukung program pemerintah pusat terkait dengan KSPN.

Terbukti PLN sudah menandatangi MoU dengan BPJN NTT, PT Telkom, PDAM dan Pemda Manggarai Barat pada Bulan Februari 2020 lalu.

Tetapi seiring berjalannya waktu, Pandemi Covid-19 mulai menghambat, sehingga sangat berpengaruh pada kinerja, terutama terkait dengan keuangan PLN.

Baca juga: Juli 2020, Bandara Komodo Naik Status Jadi Bandara Internasional

"Geser tiang ini sebenarnya sudah kami kerjakan, yakni sebanyak 24 tiang dari total keseluruhan ada 340 tiang listrik yang ada di sepanjang jalan proyek itu," ungkap Yudi.

Untuk sisa tiang yang belum digeser, tentunya butuh anggaran yang tidak sedikit, sehingga pihaknya masih membahas bersama pimpinan PLN Pusat.

Yudi menjelaskan, PLN sendiri telah menggelar rapat dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan menyampaikan kondisi di lapangan yang terkait pembangunan jalan.

Prioritas pertama PLN adalah menggeser tiangnya, kemudian baru memindahkan utilitas ke kabel bawah tanah.

"Kami sudah rapat dengan badan pusat dan wilayah. Akhir Juni ini sudah ada anggarannya dan awal Juli, kami sudah eksekusi untuk geser tiangnya dulu," tuntas Yudi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X