Tol Trans-Jawa Tersambung hingga Bali Melalui Angkutan Laut

Kompas.com - 26/06/2020, 22:41 WIB
Foto udara bakal lokasi proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (6/6/2018). Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi direncanakan terbagi menjadi tiga seksi yaitu meliputi Seksi I Probolinggo-Besuki (46,1 km), Seksi II Besuki-Curahkalak (59,5 km), dan Seksi III Curahkalak-Ketapang (66,4 km) dan ditargetkan selesai akhir tahun 2019. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGFoto udara bakal lokasi proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (6/6/2018). Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi direncanakan terbagi menjadi tiga seksi yaitu meliputi Seksi I Probolinggo-Besuki (46,1 km), Seksi II Besuki-Curahkalak (59,5 km), dan Seksi III Curahkalak-Ketapang (66,4 km) dan ditargetkan selesai akhir tahun 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit menepis kabar pembangunan Tol Trans-Jawa akan berlanjut hingga ke Bali melalui jembatan tol.

"Konektivitas toll-to-toll kan tidak harus pakai jembatan," kata Danang kepada Kompas.com, Jumat (26/6/2020).

Danang mengatakan, konektivitas tol antar pulau tidak harus disambung secara fisik  berupa jembatan tol, melainkan melalui angkutan laut yang melintasi Selat Bali dari Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan berakhir di Pelabuhan Gilimanuk.

Dia menambahkan, nantinya akan ada tol yang melingkari Pulau Bali dengan titik awal di Pelabuhan Gilimanuk yakni Tol Gilimanuk-Tabanan.

Sementara, di sisi Pulau Jawa, saat ini tengah dibangun Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) yang merupakan bagian dari Jaringan Tol Trans-Jawa.

Baca juga: Stasiun Pengisian Bahan Bakar Listrik Tersedia di Tol Bali Mandara

Dengan demikian, Tol Trans-Jawa bakal terkoneksi dengan Pulau Bali melalui pelabuhan.

" Tol Trans Jawa bakal terkoneksi dengan rencana pembangunan Tol Gilimanuk-Tabanan di Bali melalui jaringan angkutan laut di Selat Bali," ucap Danang.

Untuk merealisasikan pembangunan tol laut ini, Kementerian PUPR bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan, tepatnya PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

ASDP sudah siap untuk memperbaiki dermaga di Pelabuhan Ketapang dan dermaga di Pelabuhan Gilimanuk.

Adapun rencana perbaikan tersebut mencakup fasilitas holding area di dekat rest area dengan jarak 6 kilometer sebelum Exit Toll Bulusan Banyuwangi.

Selain itu, ASDP beserta Kementerian PUPR juga akan melakukan pelebaran di sepanjang jalan depan Pelabuhan Ketapang dari yang awalnya 9 meter menjadi 14 meter.

Dengan perbaikan ini, manuver kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Ketapang tidak terganggu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X