Tol Desari Akan Beroperasi Tanpa Peresmian

Kompas.com - 18/06/2020, 19:40 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan), Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Tito Sulistio (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) meresmikan pengoperasian jalan Tol Depok-Antasari Seksi I di Jakarta, Kamis (27/9/2018). Pengoperasian Tol Depok Antasari (Desari) Seksi I ruas Antasari-Brigif sepanjang 5,8 km tersebut untuk meningkatkan konektivitas antara Jakarta dengan kota-kota penyangga seperti Depok, Bogor dan Kabupaten Bogor. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan), Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Tito Sulistio (kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) meresmikan pengoperasian jalan Tol Depok-Antasari Seksi I di Jakarta, Kamis (27/9/2018). Pengoperasian Tol Depok Antasari (Desari) Seksi I ruas Antasari-Brigif sepanjang 5,8 km tersebut untuk meningkatkan konektivitas antara Jakarta dengan kota-kota penyangga seperti Depok, Bogor dan Kabupaten Bogor.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit memastikan, Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi II akan beroperasi tanpa peresmian.

"Tol Desari dioperasikan tanpa peresmian," ucap Danang kepada Kompas.com, Kamis (18/6/2020).

Namun demikian, Danang tidak menyebutkan secara pasti kapan jalan bebas hambatan sepanjang 6,3 kilometer yang menghubungkan Brigif-Sawangan ini resmi beroperasi.

Hanya, mengutip data Monitoring Konstruksi Jalan Tol Jabodetabek, Tol Desari Seksi II sedianya beroperasi Mei 2020. Menyusul progres konstruksi yang telah mencapai 100 persen.

Sementara Seksi III Sawangan-Bojong Gede belum dimulai konstruksinya dengan progres pengadaan lahan baru mencapai 4,45 persen.

Adapun Seksi IV Bojong Gede-Salabenda belum dilakukan pengadaan lahan sama sekali.

Untuk diketahui, Jalan Tol Desari dirancang dengan total panjang keseluruhan 21,6 kilometer dan terbagi dalam empat Seksi.

Baca juga: Komite K2 Instruksikan Pengecoran Tol Desari Dihentikan Sementara

Seksi I (Antasari-Brigif) sepanjang 5,80 kilometer yang sudah diresmikan dan beroperasi pada 2018, Seksi II (Brigif-Sawangan) sepanjang 6,30 kilometer, Seksi III (Sawangan-Bojong Gede) sepanjang 9,50 kilometer, dan Seksi IV (Bojong Gede-Salabenda) sejauh 6,4 kilometer.

Pembangunan jalan tol ini merupakan salah satu contoh kerja sama antara swasta dengan BUMN, yakni antara PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) proyek ini dilakukan pada tahun 2006 silam dengan proyeksi investasi mencapai Rp 2,99 triliun.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X