Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Solusi Bangunan Indonesia Kantongi Pendapatan Rp 2,46 Triliun

Kompas.com, 14 Mei 2020, 12:13 WIB
Suhaiela Bahfein,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan bahan bangunan, PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) mencatatkan pendapatan Kuartal I-2020 senilai Rp 2,46 triliun.

Kinerja positif tersebut berasal dari peningkatan volume penjualan semen dan terak sebesar 5,78 persen menjadi 2,84 juta ton jika dibandingkan periode yang sama Tahun 2019.

Volume penjualan ekspor pun melonjak 180,93 persen atau 2,8 juta ton dibandingkan Kuartal I tahun lalu.

Menurut data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), SBI mencatatkan total penjualan semen domestik dan ekspor 16,29 juta ton.

Saat ini, fokus SBI yang bersinergi dengan SIG adalah penjualan merek semen Dynamix yang telah diluncurkan pada akhir Kuartal III-2019.

Baca juga: SBI Resmikan Gudang Semen di Palembang

Penjualan merek Dynamix diklaim membantu SBI mempertahankan kinerja prima meski pasar semen terdampak musim hujan dan Pandemi Covid-19.

Meski begitu, laba kotor perusahaan diketahui meningkat 35,70 persen menjadi Rp 666 miliar. 

“Kami prediksi kinerja bisnis kuartal kedua tahun ini justru akan mengalami tekanan berat karena dampak pandemi Covid-19, khususnya untuk pasar ritel," ucap Presiden Direktur PT Solusi Bangun Indonesia Aulia Moelki Umar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (14/5/2020).

Aulia mengapresiasi langkah Pemerintah yang memberikan prioritas operasional bagi sektor-sektor strategis termasuk bahan bangunan.

Dengan begitu, proyek-proyek infrastruktur masih tetap dapat berjalan walaupun melambat dari biasanya.

Dorong Investasi Global untuk Pertumbuhan

SBI dan SIG telah menandatangani nota kesepahaman dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC) pada 21 April 2020 lalu.

Penandatangana nota kesepahaman dilakukan untuk menjalin kerja sama strategis terkait investasi TCC di SBI dan peluang perluasan pasar global melalui TCC.

Kesepakatan kerja sama ini juga menjadi bagian dari kewajiban refloat saham SBI setelah melakukan Mandatory Tender Offer (MTO) yang dilakukan pada tahun 2019 lalu.

Rencana kerja sama strategis SIG dan TCC merupakan bagian dari strategi SIG dalam mewujudkan visi sebagai penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional.

Selain perluasan pasar, kerja sama strategis ini juga membuka peluang bagi kedua belah pihak dalam penelitian produk dan pengembangan teknologi sehubungan dengan kegiatan usaha masing-masing perusahaan.

Dengan persamaaan nilai dan model bisnis yang berkelanjutan, kerja sama antar perusahaan akan meningkatkan kapabilitas sebagai perusahaan berstandar global.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau