Tahun Ini, 4.000 Rumah di Papua Barat Dibedah

Kompas.com - 12/05/2020, 12:46 WIB
Pembangunan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Papua Barat. (TIM KOMUNIKASI PUBLIK SNVT PERUMAHAN PROVINSI PAPUA BARAT/ BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPR)Pembangunan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Provinsi Papua Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menyalurkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ( BSPS) untuk 4.000 rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Papua Barat tahun ini.

“Kami siap melakukan bedah rumah untuk 4.000 unit RTLH di Papua Barat tahun ini," ujar Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (11/5/2020).

Kementerian PUPR akan tetap melaksanakan Program BSPS atau bedah rumah masyarakat meski di tengah pandemi Covid-19.

Namun demikian, dalam proses pendataan kesiapan masyarakat di lapangan pihaknya tetap berpedoman pada protokol pencegahan Covid-19.

Berdasarkan data, total bantuan BSPS di Provinsi Papua Barat sebanyak 4.000 unit yang terdiri dari 500 unit pembangunan rumah baru dan 3.500 unit peningkatan kualitas rumah. Bantuan tersebut tersebar di 13 lokasi yakni 12 Kabupaten dan 1 Kota.

Rinciannya, sebanyak 30 unit bantuan diberikan di Kabupaten Raja Ampat, 165 unit  bantuan di Kabupaten Tambrauw, 590 unit di Kabupaten Manokwari, 73 unit di Kabupaten Pegunungan Arfak.

Baca juga: Pemerintah Bangun 95 Unit Rusus di Papua Barat

Kemudian,100 unit di Kabupaten Manokwari Selatan, 279 unit di Kabupaten Teluk Bintuni, 250 unit di Kabupaten Teluk Wondama, 181 unit di Kabupaten Kaimana, 270 unit di Kabupaten Fakfak.

Lalu, 90 unit di Kabupaten Sorong Selatan, 120 unit di Kabupaten Maybrat, Kabupaten Sorong 670 Unit dan Kota Sorong 565 Unit.

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal (SNVT) Provinsi Papua Barat Pither Pakabu menerangkan, kegiatan BSPS ini termasuk dalam Program Padat Karya Tunai (PKT) Kementerian PUPR.

Hal tersebut dilakukan guna mempertahankan daya beli masyarakat dengan disalurkannya dana Program BSPS di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat.

“Program BSPS dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya penerima bantuan BSPS di tengah pandemi Covid-19,” ucap Phiter.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X