Pasca-krisis, "Co-Working Space" Bakal Menjamur di Perumahan

Kompas.com - 07/05/2020, 15:56 WIB
Made by We, coworking space nyaman di New York www.wallpaper.comMade by We, coworking space nyaman di New York

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 makin menghambat bisnis co-working space menyusul penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak awal Maret lalu. 

Banyak pengamat yang belum dapat memprediksi bagaimana kelanjutan bisnis kantor berbagi ini usai krisis nanti.

Ketua Asosiasi Coworking Indonesia Faye Alund mengatakan, seluruh anggota komunitas co-working di seluruh kota juga menghadapi perlambatan dan kesulitan yang sama. 

"Selama setahun ini hingga 2021 kebanyakan perusahaan masih mengencangkan ikat pinggang mereka termasuk para start up yang menjadi klien utama co-working space," Faye saat dihubungi Kompas.com, Kamis (7/5/2020).

Namun begitu, dirinya meyakini, pasca-pandemi co-working space akan semakin dicari oleh para penyewa.

Baca juga: Top 5 Operator Co-working Space di Indonesia

Bisnis ini bukan hanya sebuah penyewaan ruang kantor namun juga menawarkan kekuatan komunitas yang solid, komunitas virtual, mengatur kebutuhan komunitasnya, menyediakan ruang diskusi dan lain sebagainya.

Faye juga menekankan, pasca-pandemi akan banyak co-working space yang tumbuh di wilayah kluster-kluster residensial.

"Kebutuhan co-working space nantinya akan menjadi fasilitas yang selalu disediakan oleh pengembang residensial seperti halnya fasilitas gym," lanjutnya.

Hal ini karena menyewa ruangan di co-working space lebih murah ketimbang menyewa ruangan kantor konvensional.

Apalagi setiap co-working space rata-rata memiliki komunitas yang solid yang terdiri dari start up-start up yang menjadi member mereka.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X