[POPULER PROPERTI] HGU 90 Tahun Disebut Tidak Merugikan Negara

Kompas.com - 02/05/2020, 12:04 WIB
Ilustrasi bank tanah Kompas/Agus Susanto (AGS)Ilustrasi bank tanah

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat Hukum Pertanahan dan Properti, Eddy Leks menyatakan, usulan Hak Guna Usaha (HGU) menjadi 90 tahun tidak merugikan negara.

Usulan tersebut tercantum dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja Bab Pertanahan Pasal 127.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Artikel ini menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com pada Jumat (1/5/2020).
Dalam RUU tersebut, badan bank tanah memiliki hak pengelolaan (HPL) tanah.

Bank tanah juga dapat merekomendasikan penerbitan hak atas tanah seperti HGU, Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Guna Pakai (HGP).

Eddy menilai jika hal ini dilakukan secara konsisten dengan perhitungan wajar, dapat dianggap sebagai tindakan yang tidak merugikan negara.

Ini karena, menurut Eddy, apa yang diperoleh oleh bank tanah sebagai HPL bisa didistribusikan kembali untuk kepentingan masyarakat. Selengkapnya dapat Anda baca melalui tautan berikut:

Baca juga: Pengamat Hukum Pertanahan: HGU 90 Tahun Tidak Merugikan Negara

Artikel terpopuler lainnya mengenai pengecoran terakhir (closure) Jembatan Ogan Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berharap dengan penyelesaian konstruksi Jembatan Ogan Kapal Betung, pembangunan tol dapat segera dirampungkan pada tahun 2022.

"Mudah-mudahan dengan topping off ini akan segera kita selesaikan sampai ke Betung pada Januari 2022," ucap Basuki saat opping off Ceremony Proyek Jembatan Ogan Tol Kapal Betung melalui konferensi video, Jumat (1/5/2020).

Berita selengkapnya mengenai informasi jembatan ini bisa dibaca melalui tautan berikut:

Baca juga: Jembatan Ogan Kapal Betung, Penentu Tol Kayu Agung-Betung Tersambung

Kemudian, berita mengenai rencana pengembangan Tol Sentul Barat-Karawang Selatan menjadi artikel terpopuler ketiga.

Pemerintah melalui Kementerian PUPR menawarkan proyek infrastruktur ini kepada swasta.

Rencananya, konstruksi akses bebas hambatan tersebut diharapkan bisa dilaksanakan pada tahun 2021. Dengan demikian, pada tahun 2023, jalan ini bisa beroperasi.

Baca juga: Tol Sentul Selatan-Karawang Barat Beroperasi 2023

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.