Pemerintah Ajak Swasta Garap SPAM Karian-Serpong Rp 2,21 Triliun

Kompas.com - 17/04/2020, 19:15 WIB
Proyek Bendungan Karian di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Erwin Hutapea/Kompas.comProyek Bendungan Karian di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memulai penjajakan minat pasar atau  market sounding proyek Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM) Regional Karian-Serpong pada Jumat (17/4/2020).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, biaya investasi konstruksi infrastruktur ini sebesar Rp 2,21 triliun dengan masa kontrak hingga 33 tahun.

Basuki menuturkan, proyek SPAM Regional Karian-Serpong merupakan bagian dari perbaikan lingkungan khususnya untuk mencegah penurunan tanah di wilayah DKI Jakarta.

"Bagian dari envirommental remidiation untuk mencegah penurunan tanah di Jakarta, salah satunya proyek ini. Hanya kalau proyek ini selesai, kita baru bisa nyetop orang untuk tidak pakai air tanah," ujar Basuki dalam konferensi video mengenai Market Sounding Proyek SPAM Regional Karian-Serpong.

Baca juga: WIKA Gandeng UGM Bangun Sarana Air Bersih di Wonosobo

Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Infrastruktur Permukiman Kementerian PUPR Haryo Bekti Martoyoedo menuturkan, pengembangan SPAM Regional Karian-Serpong dilakukan mengingat cakupan layanan PAM Jaya untuk DKI Jakarta baru mencapai 28,05 persen, sementara PDAM Kota Tangerang baru mencapai 12,77 persen.

Menurut Haryo, proyek tersebut terdiri dari konstruksi Water Treatment Plant (WTP) dengan kapasitas 4.600 liter per detik. Selain itu, ada pula pembangunan pipa transmisi sepanjang 25,2 kilometer.

"4.600 liter per detik sudah air curah," ucap Haryo.

Haryo menambahkan, fasilitas ini dapat melayani kebutuhan air untuk masyarakat di DKI Jakarta dengan kapasitas 3.200 liter per detik khususnya untuk wilayah Kalideres, Cengkareng, Kembangan, Kebon Jeruk, dan Penjaringan.

Kemudian sejumlah area di Kota Tangerang yakni Pinang, Ciledug, Karang Tengah, dan Larangan dengan kapasitas 750 liter per detik.

Selain itu, infrastruktur tersebut juga akan melayani kebutuhan warga di Kota Tangerang Selatan tepatnya di wilayah Serpong, Serpong Utara, dan Pondok Aren dengan kapasitas 650 liter per detik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Hunian
Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Berita
Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Berita
Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Perkantoran
Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Berita
Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Berita
Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Berita
Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Ritel
Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Berita
Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Berita
Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Berita
[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

Berita
Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Berita
Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Berita
Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X