Pemerintah Fasilitasi Ruang Usaha bagi UMKM Terdampak Covid-19

Kompas.com - 17/04/2020, 15:03 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung keberlanjutan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah Pandemi Virus COVID-19. Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung keberlanjutan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah Pandemi Virus COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung keberlanjutan Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM) di tengah pandemi virus Covid-19.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang Program Mitigasi Dampak Covid-19 terhadap UMKM agar peluang mereka lebih besar untuk tetap berproduksi.

Presiden meminta UMKM diberikan peluang terus untuk berproduksi terutama di sektor pertanian, di sektor-sektor industri rumah tangga serta warung-warung tradisional, dan sektor makanan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: 3 Tower Tambahan RS Covid-19 Wisma Atlet Tuntas, Giliran Tower 6 Dimodifikasi

Merespons hal ini, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, langkah Kementerian PUPR dalam memberikan peluang sektor UMKM yakni, penyediaan fasilitas ruang usaha di rest area jalan tol, Pos Lintas Batas Negara ( PLBN), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), serta pembangunan atau rehabilitasi pasar.

"Penyediaan fasilitas UMKM pada rest area dilaksanakan di sepanjang jalan tol di Pulau Jawa sebanyak 46 Tempat Istirahat dan Pelayanan ( TIP) Tipe A, 23 TIP Tipe B, dan 26 TIP Tipe C." kata Basuki seperti dikutip dari laman Kementerian PUPR, Jumat (17/4/2020).

Kemudian, di Jalan Tol Trans Sumatera disediakan sebanyak 31 TIP, termasuk upaya mengembangkan TIP yang terhubung dengan kegiatan ekonomi di sekitar jalan tol.

Contohnya, di rest area KM 429 B ruas Semarang-Solo, ada 11 tenant yang merupakan UMK kuliner dengan produk lokal yang sudah memiliki beberapa cabang di Indonesia.

Basuki melanjutkan, penyediaan ruang usaha pada TIP diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar serta mendekatkan dunia usaha (UMKM) dengan konsumen untuk mempromosikan produk lokal, termasuk kuliner.

Penyediaan fasilitas UMKM juga diberikan melalui pengembangan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan sosial-ekonomi di kawasan PLBN diantaranya pembangunan kios atau lapak pasar pada 7 PLBN yang telah dibangun yakni PLBN Entikong, Aruk, Badau di Kalimantan Barat.

Baca juga: Meski Pandemi Kian Meluas, Proyek 3 Pasar di Jatim Terus Dikebut

Pembangunan kios juga dilakukan di Motaain, Motamasin, dan Wini di Nusa Tenggara Timur serta Skouw di Papua.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X