Sikka Siapkan Lahan Makam 7 Hektar Khusus Jenazah Terinfeksi Corona

Kompas.com - 09/04/2020, 14:00 WIB
Ilustrasi pemakaman thinkstockIlustrasi pemakaman

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),  menyiapkan lahan pemakaman seluas 7 hektar yang dikhususkan bagi pasien yang meninggal akibat virus Covid-19.

Hal ini mengingat, masih terjadi penolakan terhadap pasien virus Corona yang meninggal dunia untuk dikuburkan di tempat pemakaman umum.

Mengutip Antara, Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka Petrus Herlemus mengatakan, meski lahan sudah disiapkan, namun dia berharap jangan sampai ada pasien yang meninggal.

"Pemerintah tak ingin ada korban yang terjangkit virus mematikan itu. Namun, kami setidaknya sudah menyiapkan dari awal berbagai hal yang berkaitan dengan penanganan pasien Covid-19 tersebut," kata Petrus.

Baca juga: Cek, Daftar Daerah yang Sudah Menyiapkan Lahan Pemakaman Korban Corona

Petrus yang juga menjabat sebagai Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka itu menyatakan, Pemda Sikka memang sudah menyiapkan hal tersebut karena sudah menjadi kewajiban Pemerintah.

"Kita harus siap dari hulu dan hilir, salah satunya dengan cara mempersiapkan lahan kosong untuk penguburan pasien virus Covid-19 yang meninggal jika ada," jelas Petrus.

Pemda Sikka juga melakukan pencegahan terhadap masuknya virus Corona, salah satunya memperketat pintu masuk ke wilayah tersebut, khususnya melalui pelabuhan dan lapangan terbang.

Sementara itu, terkait dengan 233 penumpang kapal Pelni KM Lambelu yang baru diturunkan dari kapal tersebut pada Selasa (7/4/2020) sudah dikarantina di gedung khusus dan akan dipantau terus-menerus selama 14 hari ke depan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X