Rusunawa Muaro Painan Disulap Jadi Lokasi Karantina Covid-19

Kompas.com - 06/04/2020, 14:30 WIB
Rusunawa Muaro Painan, Sumatera Barat dijadikan lokasi karantina pasien Covid-19. Dok. TIM KOMUNIKASI PUBLIK SNVT PENYEDIAAN PERUMAHAN PROVINSI SUMATERA BARAT/ BAGIAN HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK DITJEN PERUMAHAN KEMENTERIAN PUPRRusunawa Muaro Painan, Sumatera Barat dijadikan lokasi karantina pasien Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka membantu Pemerintah Daerah (Pemda) menangani pandemi virus Corona, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memanfaatkan bangunan rumah susun sewa ( Rusunawa) Muaro Painan, Sumatera Barat, sebagai lokasi karantina masyarakat terjangkit virus Covid-19.

“Kementerian PUPR bersama Pemda setempat menjadikan Rusunawa Pekerja atau ASN di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat sebagai tempat isolasi orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pemantauan (ODP) kasus kontak Covid-19,” ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat Nursal dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Jumat (3/4/2020).

Nursal menjelaskan, pemanfaatan bangunan Rusunawa sebagai lokasi isolasi pasien yang diduga mengidap Covid-19 tersebut dilaksanakan berdasarkan surat dari Dirjen Penyediaan Perumahan tanggal 21 Februari 2019 kepada Bupati Kabupaten Pesisir Selatan mengenai pemanfaatan segera Rusunawa tersebut.

Rusunawa ASN ini telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan yang diwakili Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Pesisir Selatan Mukhridal.

“Rusunawa Pekerja atau ASN di Kabupaten Pesisir Selatan dibangun pada tahun 2018 lalu. Namun, Rusunawa masih belum digunakan karena Pemerintah Daerah masih menyusun Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Rusunawa,” ucap Nursal.

Berdasarkan data yang dimiliki SNVT Penyedian Perumahan Provinsi Sumatera Barat, Rusunawa ini dibangun sebanyak satu menara setinggi tiga lantai.

Jumlah unit hunian di Rusunawa ini berjumlah 42 unit yang sudah termasuk empat kamar untuk penyandang disabilitas dengan ukuran hunian tipe 36.

Baca juga: Pemerintah Bangun 95 Unit Rusus di Papua Barat

Untuk meningkatkan kenyamanan bagi para penghuninya, Kementerian PUPR telah melengkapi setiap unit hunian dengan sejumlah meubelair seperti meja dan kursi tamu, tempat tidur dan lemari pakaian.

Ruangan isolasi pasien Covid-19 hanya menggunakan unit hunian yang berada di lantai satu dan dua sebanyak 16 ruang.

Pemda pun membatasi akses keluar-masuk ke dalam Rusunawa tersebut sesuai dengan protokol kesehatan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X