Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Instran Galang Bantuan untuk Sopir Angkot Terdampak Covid-19

Kompas.com - 02/04/2020, 13:11 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menghadapi tingginya persebaran virus Corona (Covid-19), Pemerintah telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat melakukan kegiatan di rumah atau work from home (WFH).

Namun, tidak semua bisa menerapkan kebijakan WFH, terutama pekerja di sektor informal. Salah satunya adalah pekerja angkutan umum dengan cakupan operasional dalam kota dan luar kota.

Mereka praktis tidak memperoleh pendapatan karena tidak beroperasi. Mereka yang masih beroperasi pun kesulitan mendapatkan penumpang, sehingga beban operasional lebih tinggi dari pendapatan.

Dari data Instrans, LSM khusus transportasi, para pekerja angkutan umum ini tidak memiliki tabungan sebagai cadangan. Bahkan, sebagian besar dari mereka masih menyewa tempat tinggal.

Baca juga: Soal Penutupan Tol Jadebotabek, Kewenangan Ada di Tangan Basuki

Dengan demikian, para pekerja angkutan umum ini merupakan kelompok yang secara otomatis dapat memperoleh bantuan langsung tunai (BLT).

"Namun sayangnya, dalam kenyataannya tidak semua mendapatkannya. Merekalah yang perlu mendapat bantuan," kata Direktur Eksekutif Instran Deddy Herlambang kepada Kompas.com, Kamis (2/4/2020).

Instran Gelar Solidaritas ekonomi untuk Sopir angkot mulai 1-30 April 2020.Instran Instran Gelar Solidaritas ekonomi untuk Sopir angkot mulai 1-30 April 2020.
Untuk itu, sebagai LSM transportasi, Instran mengajak masyarakat untuk turut memberikan bantuan kepada para pekerja angkutan umum, terutama pengemudi, yang terdampak ekonomi di tengah upaya menekan penyebaran virus corona.

"Penggalangan bantuan ini akan berlangsung hingga 30 April mendatang," cetus Deddy.

Bantuan bisa berupa sembako atau uang dan akan didistribusikan kepada kelompok sasaran pengemudi angkutan umum bus kecil.

Menurut Deddy, mereka pantas mendapatkan bantuan karena memiliki hubungan industrial paling lemah dengan pemilik kendaraan, sehingga mengalami kesulitas memenuhi kebutuhan hidup.

Deddy mengatakan, bagi masyarakat yang tergerak hatinya untuk menyalurkan bantuan dana dapat disalurkan ke Perkumpulan Instran dengan Nomor Rekening Bank Danamon  000094541570.

Sementara, bagi masyarakat yang ingin mengirim bantuan berupa barang atau sembako, dapat menyalurkannya ke Perkumpulan Instran dengan alamat, Jl. Rawajati Barat V No. 33 RT 005 RW 004 Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran-Kalibata, Jakarta Selatan.

Masyarakat juga dapat menghubungi kontak 021-79197057 untuk penjemputan bantuan, dengan narahubung Devi 085640025300.

"Semua bantuan akan dibuat laporan pertanggung jawaban langsung kepada pemberi bantuan, baik secara langsung maupun melalui website Instran termasuk daftar penerima bantuannya," urai Deddy.

Deddy juga menekankan, semua biaya terkait dengan pengelolaan bantuan akan ditanggung Instran. Dengan demikian, semua bantuan tersebut utuh sampai di tangan penerima.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Gelar Gathering, Springhill Palembang Residences Perkenalkan Hunian Bergaya Jepang

Gelar Gathering, Springhill Palembang Residences Perkenalkan Hunian Bergaya Jepang

Hunian
Gelar Customer Gathering, Botanica Springhill Residences Perkenalkan Rumah Contoh

Gelar Customer Gathering, Botanica Springhill Residences Perkenalkan Rumah Contoh

Hunian
Lampaui Target, 'Marketing Sales' Jababeka Capai Rp 3,19 triliun

Lampaui Target, "Marketing Sales" Jababeka Capai Rp 3,19 triliun

Berita
Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Berita
Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Berita
Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Berita
Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Berita
Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Ritel
Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Berita
Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Berita
Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Fasilitas
Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Tips
Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Berita
Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Perumahan
Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Hunian
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau