Jokowi Pastikan Fasilitas Isolasi di Pulau Galang Beroperasi 6 April

Kompas.com - 01/04/2020, 16:00 WIB
Presiden Joko Widodo mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (26/3/2020) malam. Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. dok Istana KepresidenanPresiden Joko Widodo mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (26/3/2020) malam. Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan,  fasilitas observasi, isolasi, dan karantina untuk pengendalian penyakit infeksi menular di Pulau Galang, Batam, beroperasi Senin (6/4/2020) mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Jokowi ketika meninjau pembangunan fasilitas Covid-19 di Pulau Galang bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Rabu (1/4/2020).

"Ini maksimal Senin (6/4/2020) sudah bisa dioperasikan," ucap Jokowi singkat, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Inilah Kondisi Terkini Fasilitas Observasi dan Isolasi di Pulau Galang

Menurut Jokowi, jadwal operasional fasilitas observasi, isolasi, dan karantina untuk pengendalian penyakit infeksi menular ini mundur sekitar 3-4 hari.

Hal tersebut terkendala transportasi pengiriman bahan-bahan material bangunan akibat cuaca yang tidak bersahabat,

Kondisi terkini fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang, BatamDok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Kondisi terkini fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang, Batam
Meski begitu, Jokowi berharap fasilitas observasi, isolasi, dan karantina untuk pengendalian penyakit infeksi menular di Pulau Galang ini tak pernah digunakan.

"Sejak awal ini dibangun, saya harapkan ini (fasilitas observasi, isolasi, dan karantina penyakit Corona di Pulau Galang) tidak dipakai. Tapi paling tidak kita siap," jelas Jokowi.

Setelah permasalahan penanganan virus Corona selesai, Jokowi berharap fasiitas ini dapat digunakan sebagai tempat riset penyakit menular.

Fasilitas tersebut terbagi menjadi tiga Zonasi. Zona A atau renovasi Eks Sinam terdiri dari gedung penunjang seperti mess petugas, dokter dan perawat, gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung gizi, laundry, gudang dan power house.

Kemudian, Zona B meliputi fasilitas penampungan dan fasilitas pendukung seperti ruang isolasi, ruang observasi, Laboratorium, ruang sterilisasi, GW, Central Gas Medik, instalasi jenazah, landasan helikopter atau helipad, dan zona utilitas.

Baca juga: UPDATE: Progres Fasilitas Isolasi Pulau Galang 92 Persen, Tuntas 5 April

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X