Inilah Kondisi Terkini Fasilitas Observasi dan Isolasi di Pulau Galang

Kompas.com - 30/03/2020, 22:03 WIB
Penampakan interior fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang, Batam Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRPenampakan interior fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang, Batam


JAKARTA, KOMPAS.com -Konstruksi fasilitas observasi, isolasi, dan karantina untuk pengendalian penyakit infeksi menular di Pulau Galang, Batam, ditargetkan rampung pada 5 April 2020.

Direktur Jendetal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Danis H Sumadilaga mengatakan, per Minggu (29/3/2020), progres konstruksi fasilitas tersebut mencapai 92 persen.

"Berjalan baik, progres kemarin sore sudah 92 persen," ucap Danis kepada Kompas.com, Senin (30/3/2020).

Pada awalnya, fasilitas tersebut ditargetkan selesai pada 28 Maret 2020. Namun kendala saat pengiriman barang dan cuaca yang buruk membuat penyelesaiannya mundur dari jadwal.

Penampakan interior fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang, BatamDok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Penampakan interior fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang, Batam
Area fasilitas tersebut terbagi menjadi tiga Zonasi. Zona A atau renovasi Eks Sinam terdiri dari gedung penunjang seperti mess petugas, dokter dan perawat, gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung gizi, laundry, gudang dan power house.

Lalu Zona B meliputi fasilitas penampungan dan fasilitas pendukung seperti ruang isolasi, ruang observasi, Laboratorium, ruang sterilisasi, GW, Central Gas Medik, instalasi jenazah, landasan helikopter atau helipad, dan zona utilitas.

Zona ini akan dilengkapi dengan ruang tindakan, ruang penyimpanan mobile rontgen, ruang laboratorium, dapur, renovasi bangunan eksisting untuk bangunan penunjang.

Kemudian fasilitas air bersih, air limbah, drainase, sampah, dan utilitas lainnya, serta ruang alat kesehatan ruang isolasi dan observasi.

Interior fasilitas isolasi dan observasi di Pulau Galang, BatamDok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Interior fasilitas isolasi dan observasi di Pulau Galang, Batam
Terdiri dari 1.000 tempat tidur

Seluruh fasilitas tersebut nantinya bisa digunakan untuk menampung 1.000 tempat tidur. Pada tahap pertama dibangun dua gedung bertingkat dua.

Bangunan ini dirancang untuk menampung 340 tempat tidur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 240 tempat tidur akan digunakan untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan 100 sisanya digunakan bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Kondisi terkini fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang, BatamDok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Kondisi terkini fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang, Batam
Dari total 340 tempat tidur tersebut, sebanyak 20 tempat tidur merupakan fasilitas ICU dan sisanya merupakan fasilitas non-ICU.

Setelah itu akan dilakukan pembangunan tahap kedua yang dapat menampung 640 tempat tidur.

Selain itu, hingga kini perlengkapan sepertifurnitur dan alam medis sudah dimasukkan ke fasilitas tersebut pada Minggu (29/3/2020). Sedangkan tenaga medis dijadwalkan akan mulai menempati fasilitas itu pada Rabu (1/4/2020).

 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X