Kompas.com - 27/03/2020, 20:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dunia arsitektur Indonesia tengah berduka. Salah satu putra terbaiknya meninggal dunia pada Jumat (27/3/2020) dalam usia 53 tahun.

Dia adalah Ahmad Djuhara. Kelahiran 22 November 1966 ini merupakan pemuncak organisasi profesi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Nasional periode 2018-2021.

Karya yang dia wariskan tak hanya Rumah Baja yang melegenda, juga regulasi yang sarat akan semangat memajukan profesi arsitek, dan dunia arsitektur Indonesia.

Regulasi tersebut adalah Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek.

UU ini menjadi perlindungan bagi masyarakat, mendorong arsitek meningkatkan mutu layanannya, dan sekaligus kepastian hukum bagi arsitek dan praktik arsitektur.

Kehadiran UU ini juga diharapkan dapat memotivasi arsitek Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah, daya guna, dan hasil guna serta daya saing.

Baca juga: Obituari Ahmad Djuhara, dan Rumah Baja yang Abadi

Terbentuknya UU Arsitek ini tak lepas dari kerja keras Ahmad Djuhara bersama kolega, Bambang Eryudhawan, dan juga Endy Subijono. 

Mereka merupakan bagian dari Tim Penyusunan Rapermen Pelaksanaan UU RI Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek (2018).

Kesan Yudha, sapaan akrab Bambang Eryudhawan, saat-saat memperjuangkan RUU arsitek menjadi UU Arsitek adalah momen yang indah.

"Sikap almarhum cocok dengan kami, tak mudah kompromi (untuk tidak mengatakan "keras") untuk beberapa materi prinsip yang kami anggap merupakan pondasi utama UU Arsitek," tutur Yudha kepada Kompas.com, Jumat (27/3/2020).

Kendati sempat menjadi rival saat pemilihan Ketua Umum IAI Nasional pada 2 Agustus 2018 lalu, di mata Yudha secara personal, Djuhara adalah petarung yang tangguh.

Dia bertarung dengan baik di ranah legislatif maupun eksekutif saat memperjuangkan UU Arsitek.

Hal senada diungkapkan Ketua Majelis Kode Etik Ikatan Ahli Perencana (IAP) Bernardus Djonoputro.

"Djuhara adalah seorang pekerja keras dengan karya-karya arsitektur yang produktif. Dia juga pejuang yang gigih dalam pengembangan kompetensi keahlian arsitektur di Indonesia," kata Bernie.

Kiprahnya dalam penyiapan UU Arsitek, penyiapan berbagai sayembara nasional, kontribusi pemikirannya dalam pembangunan negara Indonesia patut diapresiasi.

Bernie merasa kehilangan rekan kerja, mitra dalam mencari solusi dan interaksi antara perencana dan para arsitek.

Perjuangannya tak pernah henti untuk selalu menyatukan pemikiran-pemikiran yang ada mengenai UU Arsitek.

Pun sejak awal bergulirnya keputusan pemerintah Indonesia memindahkan ibu kota negara (IKN), Djuhara terus membuka kolaborasi aktif antara perencana dan arsitek.

Di mata Bernie, pemikiran-pemikiran Djuhara dalam memberikan masukan kepada pemerintah amat bernas, clear dan tajam.

Tanpa reserve, tanpa agenda, kecuali keinginan dia melihat proses perencanaan IKN sebagai proses kelas dunia, menghasilkan kota modern masa depan, yang akan menjadi exemplary city".

"Djuhara juga sangat semangat untuk memperkenalkan arsitektur bangunan kayu, yang ingin dilihatnya sebagai bangunan masa depan di Kalimantan," imbuh Bernie.

Djuhara, bagi Bernie, adalah intelektual arsitektur dan pejuang profesi yang sangat layak menjadi panutan.

Dan dia akan dikenang sepanjang masa. Selamat jalan Sang Pejuang!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengembang Real Estate Indonesia Dilatih Garap Proyek IKN

Pengembang Real Estate Indonesia Dilatih Garap Proyek IKN

Kawasan Terpadu
Menilik Target Konstruksi 6 Ruas Tol Jogja-Bawen, Nyambung Penuh 2025

Menilik Target Konstruksi 6 Ruas Tol Jogja-Bawen, Nyambung Penuh 2025

Konstruksi
Telan Rp 2,9 Triliun, Ini Penampakan Pelabuhan Terbesar di Kalimantan

Telan Rp 2,9 Triliun, Ini Penampakan Pelabuhan Terbesar di Kalimantan

Berita
Sedang Dibangun di KEK Tanjung Lesung, Ketahui Jenis-jenis Pengaman Pantai

Sedang Dibangun di KEK Tanjung Lesung, Ketahui Jenis-jenis Pengaman Pantai

Berita
Soal Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung, Luhut: Perhatikan Juga Mangrove

Soal Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung, Luhut: Perhatikan Juga Mangrove

Berita
Pengusaha Filipina Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Nusantara Infrastructure

Pengusaha Filipina Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Nusantara Infrastructure

Berita
Raup Kontrak Rp 1,17 Triliun, PP Resmi Bangun Proyek Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang

Raup Kontrak Rp 1,17 Triliun, PP Resmi Bangun Proyek Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang

Berita
Mulai 10 Agustus, Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Dibuka Fungsional Gratis

Mulai 10 Agustus, Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Dibuka Fungsional Gratis

Berita
Resmi, Sertifikat 5 Juta Bidang Tanah Wakaf NU Diurus Kementerian ATR/BPN

Resmi, Sertifikat 5 Juta Bidang Tanah Wakaf NU Diurus Kementerian ATR/BPN

Berita
Layani Akses Air Minum KSPN Tanjung Lesung, Begini Progres SPAM

Layani Akses Air Minum KSPN Tanjung Lesung, Begini Progres SPAM

Berita
Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung Akan Dilengkapi Ruang Publik

Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung Akan Dilengkapi Ruang Publik

Berita
Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Berita
Jangan Cat Dinding Ruang Tamu dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Jangan Cat Dinding Ruang Tamu dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Interior
Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Berita
One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

Hunian
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.