Di Tengah Pandemi Corona, Masih Ada Optimisme Sektor Properti

Kompas.com - 25/03/2020, 18:39 WIB
Ilustrasi. shutterstockIlustrasi.

Dengan begitu, ekonomi dunia juga diproyeksi turun 0,9 persen. Menurut Ishak, dampak corona membuat pasar saham dan obligasi terpengaruh signifikan.

Meski ditempa sejumlah kondisi negatif, tetapi hal ini tidak langsung berdampak negatif ke sektor properti.

Memang, corona membuat ritel dan perhotelan mengalami guncangan. Misalnya okupansi hotel mengalami penurunan.

Selain itu, pusat perbelanjaan pun mengalami sepi pengunjung. Masyarakat masih khawatir dengan wabah ini dan membuat beberapa peritel menutup tokonya.

Baca juga: Sejumlah Mal Ditutup Sementara, Supermarket dan Toko Obat Tetap Buka

Wabah ini dinilai tidak terlalu memengaruhi penjualan properti. Menurutnya, corona hanya memberikan dampak terhadap pengembang yang menjual properti untuk asing.

Akan tetapi, jika kondisi ini terus berlangsung, maka suplai produk akan terhambat.

"Sehingga beban bakal bertambah dan margin semakin menipis," ucap Ishak.

"End user" naik

Dia menambahkan, meski masyarakat tengah mengahadapi corona, namun hal ini tidak mengurangi minat konsumen end user untuk membeli properti. Menurut Ishak, jika end user memiliki keperluan, maka mereka akan membelinya.

Ilustrasi.www.shutterstock.com Ilustrasi.
Apalagi saat ini komposisi pasar pembeli properti berubah. Sebelum 2010, porsi konsumen properti seimbang antara investor maupun end user.

Namun sekarang, sebanyak 70-80 persen konsumen didominasi oleh end user. Sedangkan 20-30 persennya merupakan investor.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X