Terkait Covid-19, Basuki Tegaskan Tak Ada Moratorium Pekerjaan Infrastruktur

Kompas.com - 23/03/2020, 18:49 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, saat mempersiapkan RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, Minggu (22/3/2020). DOK. Humas Kementerian PUPRMenteri PUPR Basuki Hadimuljono, saat mempersiapkan RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, Minggu (22/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan, tak ada moratorium atau penundaan pekerjaan proyek infrastruktur terkait pandemi virus Corona di Indonesia.

Dia memastikan proyek infrastruktur akan terus dikerjakan sesuai dengan program dan target yang telah ditetapkan.

Basuki mencontohkan, proyek akses pendukung perhelatan MotoGP di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sudah ada programnya dan dijadwalkan selesai tahun 2021.

Kementerian PUPR membangun Jalan Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) sepanjang 17,4 kilometer.

Baca juga: Di Tengah Wabah Corona, Pembangunan Infrastruktur MotoGP Mandalika Terus Berlanjut

Infrastruktur ini akan meningkatkan konektivitas dari Bandara BIL ke KSPN Mandalika dengan anggaran Rp 814 miliar dan masa pelaksanaan tahun 2020-2021.

"Karena virus Corona jadi berhenti? Kan nggak. Infrastruktur akan terus berjalan Ini karena prediksinya, di Wuhan (China) wabah sudah menurun. Jadi, semoga kita tidak dihantui Corona terus," tukas Basuki usai meninjau Wisma Atlet Kemayoran, Minggu (22/3/2020).

Demikian halnya pekerjaan infrastruktur untuk program PON XX Tahun 2020 yang diselenggarakan di Papua, Basuki memastikan akan tetap hingga ada batasnya.

Kendati demikian, Basuki mengatakan, untuk mendukung keamanan dan kesehatan bersama, Kementerian PUPR tengah menyusun protokol khusus.

"Kemarin sudah disusun, hanya ada sedikit yang harus direvisi," cetus dia.

Protokol tersebut mengatur jam kerja, mobilitas dan jumlah tenaga kerja di lapangan. Basuki mencontohkan, jika sebelumnya pekerjaan membutuhkan 50 orang, bisa dipangkas menjadi 25 orang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X