4 Tower Wisma Atlet Kemayoran Disiapkan Sebagai Rumah Sakit Darurat Corona

Kompas.com - 19/03/2020, 21:44 WIB
Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRWisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat

Sebelumnya target penyelesaian dijadwalkan pada Minggu (22/3/2020) dan mulai digunakan pada Senin (23/3/2020).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo dalam Ratas Evaluasi Penanganan Covid-19, Kamis (19/3/2020) pagi mengenai rencana perbaikan Wisma Atlet Kemayoran untuk bisa dimanfaatkan sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Baca juga: REI Desak Pemerintah Manfaatkan Wisma Atlet untuk Ruang Isolasi Corona

Pada hari Kamis (19/3/2020) sore, Basuki juga melakukan sidak lapangan ke Wisma Atlet didampingi Dirjen Perumahan Khalawi Abdul Hamid, Kasdam Jaya Brigadir Jenderal TNI M. Saleh Mustafa, Direktur Rumah Susun M. Hidayat, dan beberapa Direksi BUMN Karya.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan perbaikan dilakukan pada fisik bangunan, instalasi air minum, listrik dan lift.

Khalawi memastikan akan terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. BNPB serta Kementerian BUMN dan pihak terkait agar Rumah Sakit Darurat Covid-19 cepat selesai.

"Jika memang diperlukan penyesuaian atau pembongkaran fisiknya, kami siap," kata Khalawi pada Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19, di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Wisma Atlet kemayoran terdiri dari 10 tower, bangunan yang awalnya untuk hunian sementara para atlet Asian Games/Paragames 2018 ini mencakup 7.426 unit.

Tujuh tower pertama berada di Blok D-10 yang terdiri dari 5.494 unit. Tak kurang dari 16.482 orang dapat ditampung dalam tujuh tower wisma atlet ini.

Sementara tiga tower  lainnya berada di Blok C-2 yang terdiri dari 1.932 unit. Tiga tower ini dapat menampung 5.796 orang. Setiap unit memiliki luas 36 meter persegi, yang dilengkapi dengan dua kamar tidur.

Di masing-masing kamar tidur sudah terdapat kasur serta lemari yang bisa digunakan untuk menyimpan pakaian dan barang lainnya.

Kompleks gedung hunian yang dibangun dengan anggaran Rp 3,4 triliun ini juga dilengkapi tempat parkir yang bisa menampung 190 bus, 186 mobil, dan 33 minibus, termasuk sepeda dan sepeda motor di Blok C3.

Adapun di Blok B8 terdapat area parkir yang bisa menampung 112 mobil dan 29 bus, serta sepeda dan sepeda motor.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X