Fantastis, Nilai 5 Proyek Infrastruktur Baru yang Ditawarkan Rp 62 Triliun

Kompas.com - 11/03/2020, 15:44 WIB
Penajajakan minat pasar lima proyek infrastruktur di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Suhaiela Bahfein/Kompas.comPenajajakan minat pasar lima proyek infrastruktur di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (11/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar penjajakan minat pasar atau market sounding  kepada para calon investor untuk lima proyek sekaligus.

Kelima proyek tersebut adalah teknologi transaksi pembayaran tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF), Tol Layang Cikunir-Karawaci, Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg, dan Tol Bogor-Serpong via Parung, dan Jalan Nasional Lintas Nasional Timur Sumatera di Provinsi Riau.

Kementerian PUPR menawarkan lima proyek tersebut dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha ( KPBU).

Baca juga: Rabu Pagi, Market Sounding KPBU Sistem Pembayaran Tol Nirsentuh

Menurut Kepala Badan Koordinasi Penamaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, penjajakan minat pasar kepada investor diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur Indonesia di tengah kondisi ekonomi yang lesu.

“Saya harapkan saat ekonomi kita lesu, infrastruktur ini yang harus dikedepankan. Karena, salah satu dari investasi tertinggi (Indonesia) adalah infrastruktur,” ucap Bahlil di Kementerian PUPR, Rabu (11/3/2020).

Sementara itu, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko Djoeli Heripoerwanto menyebutkan, total investasi yang ditawarkan sekitar Rp 62 triliun.

Rinciannya, implementasi teknologi transaksi pembayaran tol nirsentuh MLFF membutuhkan investasi Rp 2,923 triliun untuk trase sepanjang 1.713 kilometer.

Kemudian, Jalan Tol Layang Cikunir- Karawaci senilai Rp 26,15 triliun, preservasi Jalan Nasional Lintas Nasional Timur Sumatera di Provinsi Riau Rp 585,3 miliar.

Adapun Jalan Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg dengan nilai Rp 23,16 triliun, dan Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung Rp 9,077 triliun.

 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X