Kompas.com - 29/02/2020, 07:54 WIB

GORONTALO, KOMPAS.com - Danau Limboto di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, saat ini dalam kondisi kritis dengan sejumlah permasalahan, seperti rawan banjir, dan dipadati permukiman warga dan nelayan.

Kondisi ini diperparah dengan pengendapan sedimentasi yang masif. Pengendapan terjadi karena danau ini menjadi muara dari 23 sungai dengan 7 sungai utama.

Antara lain Sungai Rintenga, Sungai Alopohu, Sungai Marisa, Sungai Meluopo, Sungai Biyonga, Sungai Bulota, dan Sungai Talubaongo.

Baca juga: Wamen PUPR Tinjau Sumur Eksplorasi Air Baku di Gorontalo

Selain itu, kualitas air di danau ini rendah akibat limbah peternakan, pertanian, limbah budidaya ikan keramba, dan limbah domestik yang menyebabkan sedimentasi dan membuat danau semakin dangkal.

"Satu permasalahan yang saya lihat adalah bagaimana terkait dengn teman-teman di balai wilayah sungai (BWS) untuk mengembalikan fungsi semula Danau Limboto. Itu yang susah karena sedimentasinya terlalu tinggi," ucap Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jhon Wempi Wetipo saat meninjau Danau Limboto di Kabupaten Gorontalo, Jumat (28/2/2020).

Berdasarkan pencemaran tersebut, terjadi penurunan kualitas air yang menyebabkan meluasnya pertumbuhan gulma air atau makrophyta dan phytoplankton.

Pencemaran juga disebabkan oleh pertumbuhan eceng gondok dengan sebaran hingga 30 persen dari luas danau.

Penanganan sedimentasi di Danau LimbotoKOMPAS.com/ROSIANA HARYANTI Penanganan sedimentasi di Danau Limboto
Tanaman ini secara khusus tidak hanya mempercepat pendangkalan namun juga mengurangi efisiensi sistem irigasi.

Permasalahan lain yang terjadi di danau ini adalah alih fungsi lahan. Wempi menuturkan, alih fungsi lahan dari pertanian ramah lingkungan menjadi area penanaman jagung semakin memperburuk keadaan.

"Apalagi di sana dengan menggerakkan pertanian yang begitu masif dengan penanaman jagung di lahan kemiringan kurang lebih sekitar 15 persen. Kita lihat gunung-gunung itu kan dia gundul semua. Nah ini yang serapan air tanahanya itu semakin tipis dan bahkan menjadi tidak ada," beber Wempi.

Hasilnya, sungai-sungai yang bermuara ke Danau Lemboto tidak memiliki filter untuk menahan sedimen.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seberapa Efisienkah Punya Mezzanine di Rumah? Berikut Ulasannya

Seberapa Efisienkah Punya Mezzanine di Rumah? Berikut Ulasannya

Hunian
Menakar Efisiensi Desain Tembok Raksasa “The Line”, Proyek Ambisius Arab Saudi

Menakar Efisiensi Desain Tembok Raksasa “The Line”, Proyek Ambisius Arab Saudi

Arsitektur
Indonesia-Arab Saudi Sepakat Bandara Kertajati Buka Empat Penerbangan Umrah

Indonesia-Arab Saudi Sepakat Bandara Kertajati Buka Empat Penerbangan Umrah

Berita
Pertama di Indonesia, NavaPark BSD City Raih Sertifikasi Greenship Neighborhood Platinum

Pertama di Indonesia, NavaPark BSD City Raih Sertifikasi Greenship Neighborhood Platinum

Hunian
Tertarik Beli Rumah Pakai BPJS Ketenagakerjaan? Berikut Ketentuannya

Tertarik Beli Rumah Pakai BPJS Ketenagakerjaan? Berikut Ketentuannya

Hunian
Apa Saja Tahapan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan? Ini Jawabannya

Apa Saja Tahapan Pengadaan Tanah untuk Pembangunan? Ini Jawabannya

Berita
Dengan Gaji Rp 10 Juta Per Bulan, Berapa Harga Rumah yang Bisa Dibeli Milenial?

Dengan Gaji Rp 10 Juta Per Bulan, Berapa Harga Rumah yang Bisa Dibeli Milenial?

Hunian
Nih, 10 Rekomendasi Rumah Murah di Cileungsi (II)

Nih, 10 Rekomendasi Rumah Murah di Cileungsi (II)

Perumahan
Bandara JB Soedirman Akan Kembali Layani Penerbangan Komersial, 6 Bupati Komitmen Beli Kursi

Bandara JB Soedirman Akan Kembali Layani Penerbangan Komersial, 6 Bupati Komitmen Beli Kursi

Berita
Terapkan Pertambangan yang Baik, SIG Dapat 3 Penghargaan dari Kementerian ESDM

Terapkan Pertambangan yang Baik, SIG Dapat 3 Penghargaan dari Kementerian ESDM

Konstruksi
Pasok Air Baku di Kupang, Bendungan Manikin Ditargetkan Rampung Awal 2024

Pasok Air Baku di Kupang, Bendungan Manikin Ditargetkan Rampung Awal 2024

Konstruksi
Bendungan Raknamo Diresmikan Presiden Jokowi Tahun 2018, Basuki: Optimalkan Pemanfaatannya

Bendungan Raknamo Diresmikan Presiden Jokowi Tahun 2018, Basuki: Optimalkan Pemanfaatannya

Konstruksi
Nih, 10 Rekomendasi Rumah Murah di Cileungsi (I)

Nih, 10 Rekomendasi Rumah Murah di Cileungsi (I)

Perumahan
Ini Manfaat 7 Bendungan yang Dibangun Bersamaan di NTT

Ini Manfaat 7 Bendungan yang Dibangun Bersamaan di NTT

Konstruksi
Pemerintah Akui Bangun Tol Serpong-Balaraja Terbilang Lambat

Pemerintah Akui Bangun Tol Serpong-Balaraja Terbilang Lambat

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.