Jaya Real Property Pasarkan Rumah dengan DP Dicicil 12 Kali

Kompas.com - 23/02/2020, 22:19 WIB
Distrik Fortune, Graha Raya, Tangerang Selatan. JRPDistrik Fortune, Graha Raya, Tangerang Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wilayah Tangerang Selatan, Banten, semakin populer menjadi tempat tinggal kalangan urban. Dampaknya, nilai properti di kawasan ini terus meningkat. 

Terlebih sejumlah infrastruktur konektivitas terus dikembangkan, mulai dari jalan tol, hingga kereta rel listrik (commuter line), dan jalur pengumpan (feeder) TransJakarta.

Demikian halnya dengan fasilitas komersial seperti pusat belanja, pasar modern, tempat rekreasi, gaya hidup, olahraga, dan hobi makin marak bermunculan.

Baca juga: Investasi Rp 1,25 Triliun, Jaya Real Bangun Mal dan Hotel Double Tree

Kondisi ini membuat banyak pengembang berlomba menawarkan hunian dengan harga bersaing dan sejumlah kemudahan pembayaran.

PT Jaya Real Property Tbk (JRP), contohnya. Pengembang ini menggarap Graha Raya seluas 350 hektar. 

Kawasan hunian yang berlokasi di Pondok Jagung, Serpong Utara, ini diapit Alam Sutera, dan Bintaro Jaya. 

Dengan demikian, akses untuk menjangkau Graha Raya terbilang cukup mudah dan bisa ditempuh dari berbagai arah.

Kawasan Graha Raya seluas 320 hektar di Serpong, Tangerang Selatan.JRP Kawasan Graha Raya seluas 320 hektar di Serpong, Tangerang Selatan.
Mulai dari exit toll Parigi yang merupakan bagian dari Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 Seksi Serpong-Kunciran, exit toll Alam Sutera sebagai pintu keluar dari Tol Jakarta-Merak, hingga Tol Jagorawi.

Selain itu, JRP juga membangun jalan utama dan jalan lingkungan di kawasan Graha Raya selebar 24 meter.

Menurut Head Unit Manager Graha Raya Shindu Hariyadi Wibisono memadainya akses utama dan lingkungan, menarik minat masyarakat untuk beraktivitas dan melakukan interaksi di Graha Raya.

"Guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka memanfaatkan area komersial di sepanjang jalur utama Graha Raya. Tak mengherankan, kawasan ini makin hidup dan menjadi sentra keramaian," papar Shindu dalam keterangan kepada Kompas.com, Jumat (21/2/2020).

Naik signifikan

Shindu menuturkan, konsekuensi dari pengembangan multiakses tersebut menjadikan harga lahan di Graha Raya naik signifikan.

Fortune Height dikembangkan 264 unit dengan harga mulai dari Rp 800 jutaan.JRP Fortune Height dikembangkan 264 unit dengan harga mulai dari Rp 800 jutaan.
Jika pada lima tahun lalu harga tanahnya masih berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 7 juta per meter persegi, saat ini sudah mencapai Rp 8 juta hingga Rp 10 juta meter persegi.

Saat ini, JRP tengah membangun distrik baru bertajuk Fortune yang menempati area seluas 40 hektar.

Distrik Fortune terbagi dalam tujuh klaster, yaitu Fortue Spring, Breeze, Terrace, Essence, Belezza, Villas dan yang saat ini sedang dipasarkan adalah Fortune Height.

Luas klaster Fortune Height 3,2 hektar yang mencakup 264 unit dengan desain hunian kompak, tata ruang efisien dan fungsional.

"Klaster ini ditujukan untuk keluarga dan profesional muda dengan harga relatif kompetitif," ucap Shindu.

JRP menawarkan empat tipe hunian yakni 30/67 meter persegi dengan dua pilihan luas tanah 60 dan 72 meter persegi. Harganya mulai Rp 800 jutaan.

Kemudian tipe 30/60 meter persegi dilengkapi 2 kamar tidur, 1 kamar mandi dan 1 carport. Sedangkan tipe 56/60 meter persegi dirancang dua lantai.

Untuk mendapatkan hunian ini konsumen harus merogoh kocek 10 persen dari harga jual sebagai uang muka atau down payment (DP) yang dapat dicicil 12 kali tanpa bunga.

 

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X