Kompas.com - 16/02/2020, 13:11 WIB
Ilustrasi rumah bergaya Wabi-sabi. youtube.comIlustrasi rumah bergaya Wabi-sabi.

KOMPAS.com - Sebagian orang pasti memiliki ide unik untuk menciptakan dekorasi rumah yang tak biasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada beberapa pilihan dekorasi rumah yang bisa Anda terapkan seperti Japandi, Skandinavia, dan terbaru ada "Wabi-sabi".

"Wabi-sabi" merupakan istilah Jepang yang pada dasarnya memiliki arti "menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan".

"Wabi" mengacu pada hidup dengan kerendahan hati dan kesederhanaan sambil menyatu dengan alam.

Sementara "sabi" didefinisikan sebagai kemampuan untuk menerima siklus hidup sebagaimana adanya.

Dalam konteks desain interior dan dekorasi, rumah wabi-sabi merupakan rumah yang mencakup keaslian, menemukan nilai hidup, serta menemukan kedamaian dan ketenangan secara keseluruhan menggunakan kesederhanaan.

Daripada menambahkan setiap detail dengan hal baru yang terlihat glamor atau terobsesi untuk membuat setiap detail jadi terlihat sempurna, mengadopsi interior Wabi-sabi akhirnya menemukan harmoni secara natural dan ketidaksempurnaan.

Pendekatan semacam itu mungkin bisa menjadi penangkal untuk membatasi diri dari setiap kesempurnaan.

Jika Anda tertarik menciptakan rumah bergaya "Wabi-sabi", simak tiga tipsnya berikut ini.

1. Rapikan setiap sudut rumah

Hanya karena pendekatan Wabi-sabi artinya menghargai ketidaksempurnaan, bukan berarti rumah Anda harus terlihat berantakan.

Rumah wabi-sabi justru harus terbebas dari kekacauan dan sangat terorganisasi. Sehingga, memberikan perasaan damai dan tenang bagi pemiliknya.

Jika Anda menyukai sifat estetika yang tak berlebihan, artinya Anda suka di tengah jalan mendapatkan rumah Wabi-sabi.

Perlu diingat bahwa rumah Wabi-sabi bukan hanya tentang kesederhanaan, juga mementingkan rasa tenang.

2. Bawa sifat outdoor ke dalam rumah

Tak hanya unsur kesederhanaan dan kedamaian yang memiliki peran penting dalam konsep rumah Wabi-sabi, unsur outdoor pun tak kalah mencuri perhatian.

Misalnya, bahan-bahan organik (tanaman, kayu, batu) menjadi komponen utama dalam desain interior Wabi-sabi.

Baca juga: Terinspirasi Wabi Sabi, Memuaskan Hasrat dengan Rumah Kaca!

Ketiga komponen tersebut dapat dimanfaatkan untuk penggunaan furnitur atau pelengkap rumah. 

Anda juga bisa menambahkan beberapa jenis bunga pada desain interior rumah Wabi-sabi.

3. Dekorasi tak beraturan

Berbeda dengan desain interior rumah lainnya, Wabi-sabi justru menekankan dekorasi interior rumah yang tak selalu cocok jika diaplikasikan satu sama lain.

Misalnya, beberapa furnitur rumah memiliki tone  atau warna yang sama dengan dinding rumah.

Justru, konsep Wabi-sabi menekankan pendekatan ketidaksempurnaan menjadi sesuatu hal jadi sangat sempurna.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.