Penulis
Terletak di sepanjang sisi tebing menghadap perbukitan lanskap di Maleny, Australia, "Glass House Mountain House" dibangun dengan tujuan untuk menghubungkan antara pengalaman hidup di gunung dengan lingkungan alam di sekitarnya. Bangunan hasil rancangan Bark Design Architects itu meleburkan menjadi satu ruang interior dan eksterior yang terdapat di alam.
Rumah kaca ini juga menampilkan pemandangan luas menuju bukit jauh ke selatan yang sama baiknya dengan halaman internalnya. Struktur rumah kaca ini sebagian menduduki sebidang tanah, sementara bagian lainnya berada di luar dan ditinggikan oleh rangka baja ringan.Sesuai namanya, rumah kaca ini dilengkapi banyak jendela yang berguna sebagai pembuka hubungan dengan dunia luar. Bidang kaca geser dan berputar dapat dibuka dan dijadikan sebagai ventilasi pasif.
Di samping itu, desain rumah kaca ini juga berkaitan dengan bentang alam pegunungan melalui penggunaan batu-batu di kawasan pegunungan. Sebuah monumen batu basal garden wall menjadi pembatas antara halaman rumah yang berisikan kerikil dan pemandangan luas. Selain menggunakan batu dan kaca, rumah ini juga berisikan elemen-elemen pahatan kayu dalam bentuk sekat, dek, dan jalan setapak yang meliputi taman.
Selain menggunakan batu dan kaca, rumah ini juga berisikan elemen-elemen pahatan kayu dalam bentuk sekat, dek, dan jalan setapak yang meliputi taman.Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.