Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Virus Corona Dorong Pengembang Hong Kong Bersih-bersih Aset Properti

Kompas.com, 24 Januari 2020, 19:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Sumber SCMP

KOMPAS.com - Pengembang dan agen properti Hong Kong mulai meningkatkan upaya mempertahankan diri terhadap virus corona di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa wabah ini dapat berdampak jangka panjang terhadap penjualan properti.

Virus corona menjadi tantangan terbaru bagi industri properti yang belum sepenuhnya pulih dari efek delapan bulan unjuk rasa anti-pemerintah dan perang dagang AS-China.

Virus itu, yang sekarang terbukti dapat menular di antara manusia, telah merenggut empat nyawa sejauh ini, dengan kasus yang dilaporkan di Hong Kong, Jepang dan Korea Selatan.

Baca juga: Hanya 6 Hari, Target Wuhan Bangun Rumah Sakit Corona

Kendati masih terlalu dini untuk menilai potensi kerusakan dan kerugian, namun ancaman kesehatan ini mengingatkan wabah sindrom pernafasan akut (SARS) pada tahun 2003.

Epidemi itu menyerang 8.098 orang di 37 negara dan menewaskan 299 di Hong Kong. 

Mengutip South China Morning Post, salah satu pengembang yang mengambil langkah pencegahan adalah Hang Lung Properties. Mereka menggandakan frekuensi pembersihan di semua aset propertinya, termasuk yang ada di China daratan dan Hong Kong.

CEO Hang Lung Properties Weber Lo mengatakan, tak hanya pembersihan aset properti, para karyawan juga diharuskan memberi tahu perusahaan jika mereka atau anggota keluarga mereka sakit.

"Sejak pertengahan November 2019, kami telah mendesak karyawan untuk melakukan vaksinasi, termasuk mereka yang perlu melakukan perjalanan dari Hong Kong ke daratan atau ditempatkan di daratan dan Wuhan," tambah Lo.

Baca juga: Kejar Target 6 Hari, Wuhan Terjunkan 100 Pekerja Bangun RS Corona

Selain Hang Lung, pengembang terbesar kedua Hong Kong, CK Asset, juga melakukan langkah serupa. Mereka akan membersihkan tempat penjualan setiap jam, menawarkan masker dan sanitizer kepada pengunjung dan memperkuat pembersihan pendingin udara.

Demikian halnya dengan kantor agen properti Centaline, Midland Realty, Ricacorp Properties dan Hong Kong Property (Services).

Semuanya kompak membersihkan kantor utama dan kantor cabang secara teratur dan meminta staf yang sakit untuk mengambil cuti agar tidak menulari orang lain di tempat kerja.

Perkembangan di Wuhan

Hang Lung Properties juga memantau dengan cermat perkembangan proyek di Wuhan, yang dikenal dengan nama Heartland 66.

Proyek ini merupakan properti multifungsi seluas total 460.000 meter persegi yang mencakup pusat perbelanjaan, perkantoran Grade A setinggi 61 lantai dan apartemen servis.

Pengembang ini membeli tanah di Wuhan pada Februari 2013 dengan harga 487 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 6,6 triliun.

Heartland 66 diperkirakan menelan biaya konstruksi 12 miliar yuan atau Rp 23,4 triliun dengan konstruksi yang dimulai pada November 2013.

Halaman:
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau