Virus Corona Dorong Pengembang Hong Kong Bersih-bersih Aset Properti

Kompas.com - 24/01/2020, 19:00 WIB
Ilustrasi konstruksi. RhumbixIlustrasi konstruksi.

Semuanya kompak membersihkan kantor utama dan kantor cabang secara teratur dan meminta staf yang sakit untuk mengambil cuti agar tidak menulari orang lain di tempat kerja.

Perkembangan di Wuhan

Hang Lung Properties juga memantau dengan cermat perkembangan proyek di Wuhan, yang dikenal dengan nama Heartland 66.

Proyek ini merupakan properti multifungsi seluas total 460.000 meter persegi yang mencakup pusat perbelanjaan, perkantoran Grade A setinggi 61 lantai dan apartemen servis.

Pengembang ini membeli tanah di Wuhan pada Februari 2013 dengan harga 487 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 6,6 triliun.

Heartland 66 diperkirakan menelan biaya konstruksi 12 miliar yuan atau Rp 23,4 triliun dengan konstruksi yang dimulai pada November 2013.

Gedung perkantorannya dijadwalkan beroperasi pada pertengahan tahun 2020. Menyusul kemudian pusat perbelanjaannya.

Direktur Eksekutif Hang Lung Properties Adriel Chan mengatakan, kemajuan konstuksi Heartland 66 akan tergantung pada "jumlah karyawan yang kembali bekerja" setelah Tahun Baru Imlek yang dimulai pada 25 Januari.

Para pengamat properti mengatakan, Hang Lung Properties mungkin berada dalam risiko terbesar di antara para tuan tanah Hong Kong karena eksposurnya yang cukup besar terhadap sewa ritel China.

"Mereka mengantisipasi pembukaan mal baru di Wuhan pada pertengahan 2020," kata Analis Senior Real Estat Asia Bloomberg Intelligence Patrick Wong seraya menambahkan, omzet mal sewanya 41 persen lebih tinggi dibanding yang lain.

Patrick memprediksi pertumbuhan penjualan sewa pusat perbelanjaan di Wuhan, dan China,  akan berjalan lebih lambat akibat wabah pneumonia yang semakin intensif.

"Beberapa tuan tanah Hong Kong dengan bisnis pusat perbelanjaan sewa bisa menderita karena harga sewa akan jatuh akibat wabah pneumonia di Wuhan," tambah Wong.

Kepala riset CGS-CIMB Securities Hong Kong dan China Edward Cheng juga berpandangan serupa. Menurutnya, pusat perbelanjaan di China akan terpengaruh, termasuk Shanghai dan Shenyang, jika orang lokal mengurangi belanja dan makan malam.

"Pengunjung mal di Hong Kong juga akan menurun drastis jika wabah pneumonia Wuhan semakin memburuk," kata Cheng.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber SCMP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X