Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/01/2020, 20:12 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Lama tak ada kabar, Kompas.com  akhirnya mendapat kesempatan melihat secara langsung perkembangan konstruksi The Residence at The St Regis Jakarta.

Bukan tanpa alasan. Saat apartemen ini diumumkan kepada publik oleh sang pengembang, Rajawali Property Group, pada 2016 silam, digadang-gadang sebagai yang paling mewah di seantero ibu kota.

Bagaimana kabarnya kini? Dari pantauan Kompas.com, proges konstruksi hunian vertikal ini telah mencapai lantai 41 dari total 62 lantai.

Selain itu, fasad kaca dan panel aluminium secara bertahap sudah terpasang dengan kondisi lantai 1-17 yang termasuk zona bawah memasuki tahap akhir (finishing).

Baca juga: Akhirnya, The St Regis Jakarta Bergeser ke Kuningan

Sementara, pemasangan komponen lain seperti lantai marmer, lemari dapur, bathtub, serta lemari pakaian masih terus berlangsung.

Manager of Sales and Marketing Rajawali Property Group Yuliani Sunarto menuturkan, The Residence at The St Regis Jakarta mencakup 195 unit tipikal tiga kamar tidur.

Setiap unitnya dirancang dengan luas antara 355 meter persegi hingga 373 meter persegi

Progres konstruksi The Residences at St Regis KOMPAS.com/ROSIANA HARYANTI Progres konstruksi The Residences at St Regis

Apartemen ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 65 juta per meter persegi atau sekitar Rp 25 miliar per unitnya.

Yuliani mengungkapkan, hingga saat ini sekitar 80 unit atau lebih dari 50 persen telah terjual.

The Residences at The St Regis Jakarta merupakan bagian dari proyek multifungsi Rajawali Place.

Gedung ini juga akan terhubung dengan The St Regis Hotel Jakarta yang berada dalam satu kompleks.

Baca juga: Ini Lima Apartemen Mewah Termahal di Jakarta

"Terhubung dengan hotel, jadi pemilik nanti bisa menikmati fasilitas di hotel," kata dia.

Selain itu, terdapat juga gedung perkantoran yang akan dijadikan sebagai kantor pusat (head quarter) Rajawali Group.

Pemberitaan Kompas.com pada 4 Februari 2016 menyebutkan konstruksi gedung ditargetkan selesai pada akhir 2019.

Namun, target tersebut tampaknya tidak terealisasi, karena pekerjaan fisik masih belum rampung.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com