MRT dan Masa Depan Jakarta Menurut "Country Leader" Signify

Kompas.com - 03/12/2019, 19:39 WIB
jalur khusus kendaraan umum di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan Dok. Sudinhub Jakseljalur khusus kendaraan umum di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan

Demikian halnya dengan ticketing, Rami merasa puas karena petugasnya memiliki kemampuan berbahasa Inggris, bisa menjelaskan perihal tiket dan perjalanan dengan baik.

Sementara signagetrain set, informasi perjalanan, dan fasilitas untuk kaum difabel atau pun lansia, menurut Rami, sudah mencukupi.

Memang belum sempurna, dan masih terdapat beberapa catatan major yang harus diperbaiki atau ditambah.

Catatan major itu antara lain, ketiadaan area menurunkan penumpang (pengguna MRT Jakarta) atau biasa disebut drop off area.

Terlebih di Stasiun Lebak Bulus, Rami harus berlari saat turun dari mobil untuk menjangkau stasiun. Sementara area yang digunakan atau terpaksa difungsikan sebagai drop off justru merupakan lintasan TransJakarta.

"Kalau tidak hati-hati, penumpang akan terserempet bus TransJakarta. Ini masalah keselamatan, dan kenyamanan. Harus disediakan drop off area yang memadai," cetus Rami.

Selain itu, tak kalah penting adalah fasilitas park and ride. Dia tidak melihat fasilitas seperti ini di sekitar Stasiun Lebak Bulus dan Bundaran HI. 

Baca juga: 1 Desember, Naik MRT Jakarta Bisa Pakai QR Code

"Saya harus muter-muter lebih dulu, mencari tempat parkir. Hal ini sangat mengganggu, dan justru ketiadaan tempat parkir ini berpotensi mengurungkan niat masyarakat yang selama ini menggunakan kendaraan pribadi, beralih ke MRT," Head of Integrated Communication Signify Indonesia, Lea Kartika Indra Panggabean, menimpali.

Padahal, tujuan dibangunnya mass rapid transit adalah memindahkan perjalanan kendaraan pribadi ke angkutan massal, sehingga tingkat kemacetan bisa berkurang signifikan.

Selain itu, Rami dan Lea memberi catatan khusus, bahwa MRT Jakarta harus terintegrasi dengan moda lainnya, terutama moda pengumpan (feeder). 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X