Perlunya Membangun Jalan, Membuka Keterisolasian di Papua

Kompas.com - 09/10/2019, 12:00 WIB
Trans Papua Djoko SetijowarnoTrans Papua

Hal ini disebabkan cuaca yang selalu berubah-ubah (hujan), kondisi medan atau kontur tanah di lapangan yang berbeda-beda, keberadaan material yang sulit didapat (contohnya batu kerikil didatangkan dari Palu, Sulawesi Tengah), dan keamanan yang kurang kondusif.

Di samping itu, masih ada permasalahan lain, yaitu sulitnya pembebasan lahan yang memerlukan pendekatan sosiologi dan kultur dengan tokoh masyarakat adat setempat.

Setelah jaringan jalan ini terhubung dalam upaya untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, perlu didioperasikan sarana transportasi umum. Paling mudah memberikan program angkutan perintis.

Merauke-Boven Digul yang pernah dilayani dengan bus perintis cukup membayar Rp 300.000. Namun dengan kondisi jalan yang rusak, layana bus perintis dihentikan sementara waktu.

Sebagai penggantinya dilayani dengan taksi bertarif Rp 600.000– Rp 700.000 per orang. Apabila menggunakan pesawat terbang bisa mencapai Rp 900.000.

Harapan jalan Merauke-Boven Digul membaik dan bisa beroperasi bus perintis sangat membantu warag di Papua Selatan bermobilitas dengan tarif murah.

Layanan ke transportasi umum ke perbatasan Papua Nugini juga sudah diselenggarakan. Ada layanan bus perintis setiap hari pulang pergi dari Jayapura ke Skow dan Merauke ke Sota.

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skow dan PLBN Sota sudah menjadi destinasi wisata baru di Provinsi Papua.

PLBN Sota sedang proses pembangunan, sementara PLBN Skow sudah selesai dibangun beberapa tahun lalu.

Hendaknya, jaringan jalan yang sudah terbangun dan sudah bisa menghubungkan antar kota, diberikan layanan bus perintis.

Di Papua juga sudah ada layanan operasi bus komersial jarak jauh dengan perjalanan sekitar 8 jam, yakni rute Jayapura-Sarmi. Pelayanan pagi dan malam hari dengan rute cukup aman dan peminatnya juga cukup tinggi.

Teruslah membangun infratruktur jalan untuk membuka keterisolasian dan memudahkan mobilitas barang dan masyarakat sebagai upaya menuju Papua yang lebih sehat dan sejahtera pada masa mendatang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X