Perlunya Membangun Jalan, Membuka Keterisolasian di Papua

Kompas.com - 09/10/2019, 12:00 WIB
Trans Papua Djoko SetijowarnoTrans Papua

Sementara jaringan jalan di Provinsi Papua sepanjang 18.497,37 kilometer, terdiri dari 2.639,79 kilometer jalan nasional (14,4 persen), 2.958 kilometer jalan provinsi (15,9 persen) dan 12.899,58 kilometer jalan kabupaten/kota (69,7 persen).

Pembangunan jaringan Jalan Trans Papua di Provinsi Papua, ternyata lebih panjang ketimbang di Provinsi Papua Barat.

Untuk jalan Trans Papua sepanjang 3.267,92 kilometer terbagi atas ruas jalan Kwatisore-Nabire 203,32 kilometer, Nabire-Wagete-Enarotali 275,50 kilometer, Enarotali-Ilaga-Mulia-Wamena (Usilimo) 513,40 kilometer, Wamena-Elelim-Jayapura 585,00 kilometer, dan Kenyam-Dekai 284,30 kilometer.

Kemudian Wamena-Habema-Kenyam-Mumugu 284,30 kilometer, Dekai-Oksibil 231,60 kilometer, Oksibil-Waropko 135,01 kilometer, Waropko-Tanah Merah-Merauke 533,06 kilometer, dan Wagete-Timika 222,43 kilometer.

Sementara untuk jalan lintas perbatasan, yakni ruas jalan Yetti-Ubrub-Towe Hitam-Oksibil dirancang sepanjang 313,74 kilometer.

Jalan Trans PapuaDjoko Setijowarno Jalan Trans Papua
Ada pula jalan menuju lintas batas sepanjang 92,83 kilometer, yaitu ruas jalan Hamadi-Holtekamp-Koya-Skouw (Batas dengan Papua Nugini) 51,83 kilometer, Mindiptanah-Kombut 41 kilometer.

Sementara itu di Papua Barat dibangun jalan Lingkar Sorong-Pelabuhan Arar sejauh 36,6 kilometer.

Masih terdapat sejumlah ruas jalan di Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua yang belum terhubung sepanjang 492 kilometer.

Di Provinsi Papua Barat sepanjang 85,5 kilometer, yaitu Manokwari-Kambuaya-Sorong 13,5 kilometer dan Nabire-Windesi-Manokwari 72 kilometer.

Sedangkan di Provinsi Papua sepanjang 407,4 kilometer yang tersebar di enam ruas jalan, yaitu Wagete-Timika 7,1 kilometer, dan Wamena-Mulia-Ilaga-Enarotali 127,2 kilometer.

Selanjutnya Kenyam–Dekai 167 kilometer, Waropko-Oksibil 41,3 kilometer, Dekai-Oksibil 3 kilometer, dan Jayapura-Elelim-Wamena 61,8 kilometer.

Pembangunan di Papua juga kerap mengalami keterlambatan dalam progresnya, tidak sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X