Agar Mudik Tahun Depan Lebih Lancar, Ini Saran Pengamat

Kompas.com - 10/06/2019, 19:00 WIB
Kondisi lalu lintas di kilometer 47 Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran, Selasa (4/6/2019). KOMPAS.com/FARIDA FARHANKondisi lalu lintas di kilometer 47 Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran, Selasa (4/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kenaikan jumlah pemudik dari tahun ke tahun tak akan bisa dihindari pemerintah.

Hal ini berkaitan dengan pertumbuhan penduduk dan peningkatan kemampuan masyarakat untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman.

Tak heran, meski sejumlah infrastruktur dibangun untuk menunjang kenyamanan arus mudik dan balik, kemacetan baik di jalan tol maupun jalan arteri masih tetap saja terjadi.

Sekalipun, sejumlah upaya strategis dilakukan untuk mengatasinya, seperti contra flow, one way, hingga pemberian diskon tarif tol.

Baca juga: Diskon Tarif Tol Tak Efektif Kurangi Macet Arus Balik

Menurut pengamat transportasi Universitas Soegijapranata Djoko Setijowarno, ada beberapa hal yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi kemacetan serupa terjadi pada tahun depan.

Pertama, menghapus keberadaan gerbang tol (GT) utama yang menjadi barrier di dalam ruas, seperti Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Kalikangkung, Banyumanik, dan Mojokerto.

Sebagai gantinya, transaksi pembayaran cukup dilakukan di GT yang menjadi tujuan pemudik yang ada di sekitar jalan tol.

"Memang, konsekuensinya kalau sudah begitu (tarif) tol untuk jarak pendek menjadi lebih mahal. Tapi kalau bilang mahal, tol itu kan (konsepnya) untuk perjalanan jarak jauh," kata Djoko kepada Kompas.com, Senin (10/6/2019).

Baca juga: Macet Arus Balik, Pengamat: Hari Libur Tidak Seimbang

Kedua, jumlah rest area perlu ditambah. Namun dalam hal ini, penambahannya jangan hanya menjadi tugas badan usaha jalan tol (BUJT) selaku pengelola ruas.

Pemerintah pusat dan BUJT perlu menggandeng pemerintah daerah dalam menyediakan lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai rest area.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X