Pemudik, Jangan Pelit Isi Saldo Uang Elektronik

Kompas.com - 25/05/2019, 12:25 WIB
Transaksi non-tunai menggunakan kartu e-toll cuma butuh waktu 2-3 detik (GARRY ANDREW LOTULUNG/Kompas.com)Transaksi non-tunai menggunakan kartu e-toll cuma butuh waktu 2-3 detik

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pemudik yang hendak melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman, diharapkan mengisi saldo uang elektronik dengan jumlah yang cukup.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Desi Arryani, saat ini uang elektronik dapat diisi dengan jumlah saldo maksimum Rp 2 juta.

"Jadi tolong, tinggalkan mengisi e-toll cuma Rp 100.000. Karena tol sudah tersambung sangat panjang," kata Desi di Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Jumlah saldo yang kurang, kata dia, dipastikan akan menyulitkan pemudik saat transaksi.

Pemudik harus mencari tahu dimana letak tempat pengisian saldo yang paling dekat sehingga akan menghambat saat transaksi.

Baca juga: Ekspedisi Mudik Merapah Trans Jawa 4.0 Sampai di Surabaya

Selain itu, saldo yang kurang juga akan membuat transaksi di gardu tol menjadi lama. Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu penyebab kemacetan di jalan tol.

"Walaupun membayar uang cash, kalau menunggu kembalian memang cuma beberapa detik. Kalau pakai ngobrol saat top up dan lain-lain, bisa dibayangkan sedikit saja gangguan itu bisa menimbulkan antrian yang panjang," ungkap Desi.

Dengan saldo Rp 2 juta, ia menambahkan, pemudik dapat melakukan perjalanan Jakarta-Surabaya bahkan Jakarta-Probolinggo bolak-balik.

Apalagi bila perjalanan dilakukan pada saat tertentu yang bertepatan dengan penerapan diskon tarif.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Konstruksi
Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun 'Little Singapore' di Tangerang

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun "Little Singapore" di Tangerang

Perumahan
Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Konstruksi
Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Konstruksi
Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode 'Dynamic Compaction'

Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode "Dynamic Compaction"

Konstruksi
Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Konstruksi
Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Berita
Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Konstruksi
BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

Berita
Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Berita
Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

Berita
Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Konstruksi
Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Apartemen
Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Malam Ini, Lalu Lintas di Tol Cipularang Menuju Jakarta Dialihkan

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X