Ekspedisi Mudik "Merapah Trans Jawa 4.0" Sampai di Surabaya

Kompas.com - 25/05/2019, 08:33 WIB
Jembatan Klodran di ruas tol Solo - Ngawi, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOJembatan Klodran di ruas tol Solo - Ngawi, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Tepat pukul 21.00 WIB, Tim Merapah Trans Jawa 4.0 Kompas.com, tiba di Surabaya, setelah empat hari perjalanan yang dimulai pada 21 Mei dari titik 0 kilometer Jalan Tol Tangerang-Merak.

Secara umum, perjalanan berlangsung lancar dengan kondisi lalu lintas masih lengang. Antrean panjang padat merayap hanya terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek yang didominasi kendaraan logistik.

Itu pun karena ada kecelakaan terlepasnya balok baja atau Steel I-Girder (SIG) Proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek dari truk pada Rabu (21/5/2019) yang menutup satu lajur jalan.

Selepas Tol Jakarta-Cikampek, ruas-ruas tol lainnya belum dipadati kendaraan. Seperti Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Tol Palimanan-Kanci (Palikanci), Tol Kanci-Pejagan, Tol Pejagan-Pemalang, Tol Pemalang-Batang, dan Tol Batang-Semarang.

Demikian halnya di ruas Tol Semarang-Solo, Tol Solo-Ngawi-Kertosono, Tol Kertosono-Mojokerto, dan Tol Mojokerto-Surabaya.

Baca juga: Merapah Trans Jawa 4.0 Mudik Asyik Mudik Inspiratif Dimulai

Secara umum, ruas-ruas tol tersebut terpantau siap untuk dilintasi pemudik. Kelengkapan rest area pun mencukupi dengan interval sekitar sekitar 20 kilometer hingga 40 kilometer. 

Terdapat 33 rest area di sepanjang Merak-Surabaya jalur A. Dari jumlah ini, 23 rest area di antaranya berstatus Tipe A yang dilengkapi SPBU, tempat makan, masjid atau mushala, mini market, ATM, gerai top up kartu elektronik, lot parkir, dan posko kesehatan. 

Pelebaran jalan di ruas tol Tangerang - Merak, Selasa (21/5/2019). Pekerjaan pelebaran jalan dimulai dari KM 39 hingga KM 51 dan dijadwalkan rampung pada September 2019 merupakan titia Irawan kemacetan saat mudik lebaran.KOMPAS.COM/GARRY LOTULUNG Pelebaran jalan di ruas tol Tangerang - Merak, Selasa (21/5/2019). Pekerjaan pelebaran jalan dimulai dari KM 39 hingga KM 51 dan dijadwalkan rampung pada September 2019 merupakan titia Irawan kemacetan saat mudik lebaran.
Selebihnya adalah tempat istirahat sementara, dan parking bay.

Sementara di jalur B arah Jakarta, terdapat 34 rest area dengan tempat istirahat dan pelayanan sejumlah 23 unit. Sebagian sisanya merupakan tempat istirahat sementara dan parking bay.

Kepada para pemudik, Anggota PJR VI Ngawi Polda Jawa Timur Brigadir Agustri mengimbau agar mempersiapkan diri dan kendaraan dengan baik.

"Cek ban, mesin, tekanan angin, kelengkapan kendaraan dan surat izin, jika lelah, jangan dipaksakan. Beristirahatlah setiap 4 jam sekali," tutur Agustri kepada Tim Merapah Trans Jawa 4.0 Kompas.com, Jumat (24/5/2019).

Kompas Video KOMPAS.com - Mudik tak lagi identik dengan kata bosan, terutama bagi Anda yang berdomisili di Pulau Jawa. Tol Trans Jawa telah dibuka, membentang sepanjang 965 kilometer dari Merak sampai Probolinggo. Hadirnya tol Trans Jawa tentu mempermudah akses antar kota, serta membuat mudik menjadi lebih lancar dan menyenangkan. Inilah yang menjadi fokus dalam program " Merapah Trans Jawa 4.0" yang dipersembahkan oleh Kompas.com. Beragam informasi akurat tepercaya mulai dari kondisi fisik jalan tol, tarif tol, perawatan kendaraan sebelum mudik, cara berkendara yang baik, wisata kuliner dan obyek wisata alam disajikan secara khas, edukatif, informatif, positif, dan inspiratif dalam platform multimedia, berupa artikel, foto, dan video, serta Visual Interaktif Kompas (VIK). #merapahtransjawa4 #merapahtransjawa #otomotif #toltransjawa #mudik #arusmudik #travel #tol

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X