Berita Populer: Pembukaan 4 Tol Baru dan Operasional Tol Bocimi

Kompas.com - 04/12/2018, 09:59 WIB
Sejauh ini konstruksi jalur tol utama sepanjang 15,3 kilometer itu sudah rampung. Saat ini penyelesaian marka jalan dan penunjang lainnya masih tersisa sedikit.
Dok PT Suryamas DutamakmurSejauh ini konstruksi jalur tol utama sepanjang 15,3 kilometer itu sudah rampung. Saat ini penyelesaian marka jalan dan penunjang lainnya masih tersisa sedikit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Informasi mengenai empat jalan tol baru yang akan dibuka pada Desember 2018 dan rincian mengenai keempat ruas tol itu menjadi berita populer di kanal Properti Kompas.com hingga Selasa (4/12/2018).

Masih ada berita lainnya tentang sistem transportasi kereta di Jepang dan operasional Tol Bocimi. 

Simak berita selengkapnya berikut ini:

1. Empat jalan tol baru dibuka Desember, Trans-Jawa pun sempurna tersambung 

Foto udara kendaraan pemudik melintas di ruas Tol Pemalang-Batang, Jawa Tengah, Senin (11/6/2018). Jalan tol tersebut merupakan tol fungsional yang dibuka selama 24 jam hingga H+7 Lebaran.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Foto udara kendaraan pemudik melintas di ruas Tol Pemalang-Batang, Jawa Tengah, Senin (11/6/2018). Jalan tol tersebut merupakan tol fungsional yang dibuka selama 24 jam hingga H+7 Lebaran.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membuka empat jalan tol baru pada Desember 2018.

Keempat jalan tol itu adalah Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Kartasura-Salatiga, dan Wilangan-Kertosono.

Kapan persisnya jalan tol itu akan dibuka? 

Berita selengkapnya: 4 Jalan Tol Baru Dibuka Desember, Trans-Jawa Pun Sempurna Tersambung

2. Cara Jepang paksa warga naik angkutan umum 

Masyarakat terlihat mengantre menunggu kereta datang pada jam-jam sibuk di jalur yang telah disediakan pengelola stasiun.Kompas.com / Dani Prabowo Masyarakat terlihat mengantre menunggu kereta datang pada jam-jam sibuk di jalur yang telah disediakan pengelola stasiun.
Sebagai salah satu negara maju di dunia, Jepang dapat dikatakan memiliki sistem tranportasi publik terbaik, terutama transportasi berbasis rel alias kereta.

Interkoneksi antarmoda menjadi salah satu isu penting dalam menunjang keberhasilan Negeri Matahari Terbit ini dalam membangun jaringan kereta mereka. 

Dari total 126,8 juta penduduk Jepang berdasarkan sensus 2017, hanya 19,7 persen di antaranya yang memilih menggunakan mobil sebagai moda transportasi sehari-hari. Sementara 79,7 persen menggunakan kereta sebagai transportasi penunjang mobilitas harian.

Bagaimana cara Pemerintah Jepang "memaksa" masyarakatnya menggunakan transportasi publik? 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X