Shanghai Atasi Macet Perkotaan dengan Desain

Kompas.com - 03/12/2018, 18:00 WIB
Setiap jalur diberi warna berbeda, yaitu biru dan oranye. 100Architects Setiap jalur diberi warna berbeda, yaitu biru dan oranye.

KOMPAS.com - Pejalan kaki seringkali tersingkir ketika harus berhadapan dengan pengendara kendaraan lain.

Karena itu, di area kota tua Shanghai, China, MINI China bekerja sama dengan firma 100Architects dan Anomaly Shanghai membuat desain marka jalan khusus untuk menangani masalah ini.

Beberapa desain marka jalan tersebut dirancang dengan bentuk unik.

Baca juga: 2020, Shanghai Geser Hongkong, Sydney dan Tokyo

Proyek ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan keleluasaaan pejalan kaki di lingkungan kota tua Shanghai.

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keleluasaaan pejalan kaki dan mengatasi persoalan para pejalan kaki di lingkungan kota tua Shanghai. 
100Architects Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keleluasaaan pejalan kaki dan mengatasi persoalan para pejalan kaki di lingkungan kota tua Shanghai.
Selain itu, proyek ini diharapkan juga turut mengatur parkir dan cara menggunakan sepeda dengan benar, serta meningkatkan kesadaran para pengguna jalan.

Sebelumnya, 100Architects terlebih dahulu memetakan penyebab macet di jalanan kota tua Shanghai. 

Hal pertama yang diatasi adalah masalah kurangnya ruang bagi pejalan kaki, karena meledaknya tren berbagi sepeda di China.

Baca juga: Seperti Ini, Perubahan Wajah Megapolitan Shanghai 2040 Nanti

Masyarakat di negara tersebut cenderung tidak acuh ketika memarkirkan alat transportasinya di pinggir trotoar.

Hal ini mengakibatkan masalah baru pada trotoar kota yang semakin penuh sesak dengan sepeda, dan membuat pejalan kaki tersingkir.

Bagian pertama digunakan sebagai tempat parkir sepeda yang digambar dengan markah jalan dengan bentuk unik100Architects Bagian pertama digunakan sebagai tempat parkir sepeda yang digambar dengan markah jalan dengan bentuk unik
Terinspirasi dari bentuk rantai, para arsitek ini kemudian membagi trotoar menjadi dua. Bagian pertama digunakan sebagai tempat parkir sepeda yang digambar dengan markah jalan dengan bentuk unik.

Halaman:


Sumber designboom
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nongsa D-Town Diresmikan, Ada Pusat Film dan Animasi Ala Hollywood

Nongsa D-Town Diresmikan, Ada Pusat Film dan Animasi Ala Hollywood

Berita
Daliana Suryawinata, Satu-satunya Arsitek Perempuan Indonesia yang Masuk Daftar Architizer A+A Awards

Daliana Suryawinata, Satu-satunya Arsitek Perempuan Indonesia yang Masuk Daftar Architizer A+A Awards

Arsitektur
Saltmine Raup Pendanaan Seri A Senilai Rp 285 Miliar

Saltmine Raup Pendanaan Seri A Senilai Rp 285 Miliar

Perkantoran
Perluas Jangkauan Pasar, ACP Tunjuk Travelio Kelola LRT City Ciracas

Perluas Jangkauan Pasar, ACP Tunjuk Travelio Kelola LRT City Ciracas

Apartemen
Tingkatkan Minat Baca, Lotte Renovasi Tiga Perpustakaan Sekolah di Jakarta

Tingkatkan Minat Baca, Lotte Renovasi Tiga Perpustakaan Sekolah di Jakarta

Fasilitas
Setelah PPN, Pengembang Minta BPHTB Diturunkan Jadi 2,5 Persen

Setelah PPN, Pengembang Minta BPHTB Diturunkan Jadi 2,5 Persen

Berita
Krakatau Bandar Samudera dan KAI Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

Krakatau Bandar Samudera dan KAI Siapkan Infrastruktur Logistik Terintegrasi

Kawasan Terpadu
Pertama Kali dalam Sejarah Beli Rumah Bebas PPN, REI: Harus Dimanfaatkan Konsumen

Pertama Kali dalam Sejarah Beli Rumah Bebas PPN, REI: Harus Dimanfaatkan Konsumen

Berita
Mata Air Hilang akibat Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Tanggapan KCIC

Mata Air Hilang akibat Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ini Tanggapan KCIC

Berita
Masuki Tahap Akhir, Konstruksi Tol Cengkareng-Kunciran Tuntas Maret 2021

Masuki Tahap Akhir, Konstruksi Tol Cengkareng-Kunciran Tuntas Maret 2021

Berita
Restorative Justice Tata Ruang Diterapkan, Ahli: Berkaitan dengan Pemulihan

Restorative Justice Tata Ruang Diterapkan, Ahli: Berkaitan dengan Pemulihan

Kawasan Terpadu
[POPULER PROPERTI] Lintasan Balap MotoGP The Mandalika Mulai Diaspal

[POPULER PROPERTI] Lintasan Balap MotoGP The Mandalika Mulai Diaspal

Berita
Pemerintah Terapkan Restorative Justice bagi Pelanggar Tata Ruang, Apa Itu?

Pemerintah Terapkan Restorative Justice bagi Pelanggar Tata Ruang, Apa Itu?

Kawasan Terpadu
PPN Rumah Rp 2 Miliar-Rp 5 Miliar Didiskon Pemerintah 50 Persen

PPN Rumah Rp 2 Miliar-Rp 5 Miliar Didiskon Pemerintah 50 Persen

Berita
Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur Insentif Sektor Hotel, Kafe dan Restoran

Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur Insentif Sektor Hotel, Kafe dan Restoran

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X