Rahasia Keindahan Sungai Cheonggyecheon yang Dikagumi Jokowi

Kompas.com - 12/09/2018, 17:06 WIB
Cheonggyecheon, Seoul. ArchdailyCheonggyecheon, Seoul.

Pada 2005, Sungai Cheonggyecheon kembali dikenalkan ke publik Seoul.

Tantangan pembangunan

Salah satu tantangan terbesar dalam membangun kembali sungai ini adalah menyingkirkan sisa pembangunan jalan layang.

Selain itu, pemerintah juga harus menyediakan jalan keluar bagi 160.000 kendaraan yang melintas di atas jalan tersebut setiap harinya.

Untuk mengatasi masalah transportasi, pemerintah Seoul lalu mengembangkan sistem Bus Rapid Transit secara besar-besaran. Layanan BRT juga terintegrasi dengan berbagai moda transportasi publik di Seoul.

Proyek ini tidak sekadar menyediakan fasilitas dan ruang terbuka hijau bagi masyarakat. Lebih dari itu, pembangunan kembali Sungai Cheonggyecheon juga turut menjadi media edukasi bagi masyarakat tentang petingnya penggunaan transportasi publik.

Hasilnya, penggunaan kendaraan pribadi berkurang dan transportasi publik pun semakin berkembang.

Manfaat berkelanjutan

Kemeriahan perayaan Natal di Seoul pada 25 Desember 2010, yang memanfaatkan kawasan aliran Cheonggyecheon.Park Ji-hwan / AFP Kemeriahan perayaan Natal di Seoul pada 25 Desember 2010, yang memanfaatkan kawasan aliran Cheonggyecheon.
Kini sungai sepanjang lebih dari 8 kilometer ini menjadi kebanggaan warga Seoul. Keberadaan sungai ini mampu menyediakan pasokan udara bersih bagi warga.

Bahkan kualitas udara Seoul meningkat. Seperti dikutip dari situs World Wildlife Fund (WWF), polusi udara berkurang dari 74 mikrogram per kubik menjadi 48 mikrogram di sekitar wilayah sungai.

Manfaat lainnya adalah suhu udara turut berkurang. WWF menyebutkan, temperatur di sepanjang koridor sungai menurun 3 sampai 4 derajat.

Kecepatan angin di aliran sungai juga meningkat sebesar 50 persen lebih tinggi dari sebelumnya.

Pembangunan kembali Sungai Cheonggyecheon turut meningkatkan ekosistem di wilayah tersebut. Tercatat, pada 2009 jumlah burung di aliran sungai meningkat dari 6 menjadi 36 ekor.

Spesies ikan bertambah dari 4 menjadi 25 ekor, serta tak lupa serangga di sekitar area sungai berkembang dari 15 menjadi 192 ekor.

Dengan berbagai manfaat yang diberikan, proyek pengembalian fungsi sungai ini menjadikan Seoul sebagai contoh terbaik dalam perencanaan dan tata ruang kota hijau.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X