Kompas.com - 07/05/2018, 17:51 WIB
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani menempelkan secara simbolis  sticker bertuliskan  siaga operasional lebaran pada mobil petugas saat apel siaga operasional lebaran di Kantor Jasa Marga, Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin (7/5/2018). PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan persiapan arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 guna memastikan kelancaran arus lalu lintas kendaraan yang melintas di ruas tol.

KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIDirektur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani menempelkan secara simbolis sticker bertuliskan siaga operasional lebaran pada mobil petugas saat apel siaga operasional lebaran di Kantor Jasa Marga, Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin (7/5/2018). PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan persiapan arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 guna memastikan kelancaran arus lalu lintas kendaraan yang melintas di ruas tol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penataan rest area atau tempat istirahat di jalan tol kembali menjadi fokus yang akan dilakukan PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam menghadapi musim mudik Lebaran pada tahun 2018 ini.

Pasalnya, dari hasil pelaksanaan pengamanan dan pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun lalu, kepadatan arus kendaraan di rest area masih menjadi catatan yang harus diperhatikan.

"Bahwa rest area kita diserbu oleh masyarakat yang ignin melakukan aktivitas, dan itu mengganggu ruas utama jalan tol. Kemacetannya tumpah keluar, mengganggu main road kita," kata Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani di kantornya, Senin (7/5/2018).

Baca juga : Atasi Kemacetan di Gerbang Tol, Jasa Marga Sebar Mobile Reader

Ada beberapa langkah yang telah disiapkan perseroan dalam penataan rest area, mulai dari penambahan toilet khusus wanita, menyiapkan mobile toilet, perbaikan dan peningkatan infrastruktur penunjang, hingga traffic zoning.

Desi menjelaskan, selama ini ada kecenderungan pengguna jalan tol untuk berputar-putar di dalam rest area, sehingga menyebabkan arus cukup padat.

Dengan traffic zoning, nantinya pergerakan pengendara akan lebih diatur.

"Jadi, yang mau ngisi bensin ya isi bensin saja, kalau ada yang mau makan ya makan saja. Jadi kami lakukan zonasi dengan rambu-rambu," tegas Desi.

Untuk mendukung traffic zoning  ini, Jasa Marga melengkapinya dengan petugas yang akan mengarahkan pengemudi memasuki jalur-jalur sesuai dengan kebutuhan mereka. Ia berharap dengan pengaturan ini, arus di dalam rest area menjadi lebih lancar.

Di samping itu, Jasa Marga juga akan melakukan penambahan rest area sementara atau parking bay di beberapa titik di sepanjang jalur tol yang mereka kelola.

"Hal ini diharapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurai kepadatan di rest area," pungkas Desi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.