Pertama di Indonesia, Panel Surya Bendungan Jatibarang

Kompas.com - 06/01/2018, 23:26 WIB
Proyek Waduk Nasional - Kawasan Waduk Jatibarang yang mulai secara resmi disungsikan bulan lalu sejak pembangunannya tahun 2009 di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/6/2015). Hingga saat ini pemerintah menyelesaikan proyek pembangunan waduk dan bendungan di sejumlah wilayah yang ditargetkan pada tahun 2019 mencapai 49 bendungan. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAProyek Waduk Nasional - Kawasan Waduk Jatibarang yang mulai secara resmi disungsikan bulan lalu sejak pembangunannya tahun 2009 di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/6/2015). Hingga saat ini pemerintah menyelesaikan proyek pembangunan waduk dan bendungan di sejumlah wilayah yang ditargetkan pada tahun 2019 mencapai 49 bendungan.
|
EditorHilda B Alexander

SEMARANG, KompasProperti – Panel surya yang dipasang di Bendungan Jatibarang, Kota Semarang, mampu menghasilkan listrik sebesar 300 KWH.

Setidaknya, ada 936 panel surya yang dipasang dan energinya dimanfaatkan sebagai energi baru terbarukan (EBT).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana Kementerian PUPR Ruhban Ruzziyatno mengatakan, panel surya yang terpasang di sepanjang bendungan menjadi yang pertama di Indonesia. Panel tersebut mampu menghasilkan listrik dalam jumlah yang cukup besar.

“Kapasitasnya 300 KWH. Menteri ingin ini jadi percontohan di Indonesia,” kata Ruhban kepada KompasProperti, Sabtu (6/1/2018).

Listrik yang dihasilkan, sambung dia, akan digunakan untuk operasionalisasi pengelolaan bendungan. Di samping juga digunakan untuk mengoperasikan kegiatan objek wisata.

Selain itu, listrik tersebut juga akan dimanfaatkan untuk mengoperasikan fasilitas yang terdapat di objek wisata Goa Kreo, yang dibangun di sekitar kawasan bendungan itu.

Tower mandiri sollar cell nanti untuk objek wisata. Misalnya, air mancur menari, lighting. Karena di sana juga ada event wisata,” tambah Ruhban. 

Lebih jauh, ia menambahkan, bila nantinya masih ada sisa energi listrik yang belum dimanfaatkan, akan diserahkan ke PLN.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebelumnya mengungkapkan listrik dari panel itu akan masuk dalam sistem PLN, kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengoperasian bendungan secara mandiri.

Pembangunan panel surya ini merupakan proyek percontohan dalam rangka mengoptimalkan aset bendungan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.