Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Garuda Raksasa di Kawasan Timur Indonesia

Kompas.com, 23 Juni 2015, 14:02 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

MAKASSAR, KOMPAS.com - Imperium bisnis Ciputra Group sangat serius menggarap Kawasan Timur Indonesia, terutama Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai gerbang utama.

Melalui anak usaha PT Ciputra Surya Tbk., pengembang ini bekerjasama dengan PT Yasmin Bumi Asri, membentuk joint operation (JO) Ciputra Yasmin membangun CitraLand City Losari Makassar.

Bukan sembarang proyek properti, melainkan kawasan pertumbuhan baru yang digagas untuk menstimulasi, dan mempercepat peningkatan perekonomian, pembangunan kawasan, dan juga mendekonsentrasi pusat bisnis dan keuangan ke Kawasan Timur Indonesia.

dokumentasi Ciputra Surya Master plan CitraLand City Losari Makassar, Sulawesi Selatan.
Simbol burung Garuda raksasa dalam rancangan induk (master plan) diadopsi sebagai representasi kesiapan Makassar untuk tinggal landas sebagai hub  bisnis, industri, dan jasa dengan segala potensi yang dimilikinya, sehingga menjadi kekuatan kedua setelah ibu kota, Jakarta di barat Indonesia.

Direktur Utama PT Ciputra Surya Tbk, Harun Hajadi, mengisahkan, simbol burung Garuda merupakan ide kreatif Danny Pomanto selama masih menjalani profesi sebagai arsitek, dan sebelum menjadi Wali Kota Makassar. Rancangan induk tersebut kemudian direvisi, serta disesuaikan dengan batasan teknis, dan dinamika pasar.

"Batasan teknis itu terkait hasil wave study, dan bathymetric study," jelas Harun kepada Kompas.com, Selasa (23/6/2015).

dokumentasi Ciputra Surya Master plan CitraLand City Losari, Makassar, Sulawesi Selatan.
Setelah mengalami penyesuaian dan penyempurnaan yang memakan waktu panjang, kata Harun, didapatlah rancangan induk seperti burung Garuda tersebut.

Harun menambahkan, penyempurnaan rancangan induk dilakukan oleh arsitek dan perancang profesional asal Singapura. Dalam hal ini, PT Ciputra Surya Tbk menunjuk DP Architects sebagai arsitek sekaligus pembuat rancangan induk CitraLand City Losari Makassar.

Konsep awal sama sekali tidak berubah, karena terkait dengan filosofi pengembangan proyek ini. Harun menekankan, perubahan hanya pada masalah teknis, dan penyesuaian dengan dinamika pasar.

CitraLand City Losari Makassar akan dikembangkan di atas lahan reklamasi seluas 107 hektar sebagai bagian dari megaproyek Center Point of Indonesia  (CPI) berdimensi 157 hektar. Harun menghitung, estimasi gross development value (GDV) CPI senilai Rp 30 triliun.

"Nilai GDV tersebut di luar reklamasi. Untuk pembangunan reklamasinya saja kami perkirakan sekitar Rp 3,5 triliun," ungkap Harun.

Ciputra World Makassar

Rencananya, seluas 60 hektar di dalam area CitraLand City Losari Makassar, akan didedikasikan sebagai pusat bisnis atau central business district (CBD) baru Makassar.

dokumentasi JO Ciputra Yasmin Rancangan Induk Center Point of Indonesia, Makassar, Sulawesi Selatan.
Dari data yang dihimpun Kompas.com, di dalam area CBD ini terdapat megaporyek Ciputra World Makassar (CWM) yang terdiri dari menara perkantoran kembar Ciputra Twin Towers, sejumlah apartemen, pusat belanja, dan hotel bintang lima. 

Harun memastikan akan memulai pembangunan CWM pada 2018 mendatang setelah proses reklamasi rampung. Saat ini CWM masih dalam perencanaan desain. 

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau