Prioritaskan Konektivitas, Kementerian PUPR Anggarkan Infrastruktur Jalan Rp 57 Triliun

Kompas.com - 07/04/2015, 14:56 WIB
Kemacetan di Simpang Jomin, Karawang, Jawa Barat, Jumat (25/7/2014). Puncak arus mudik Lebaran 2014 diperkirakan terjadi hari ini. KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMO-RODERICK ADRIAN MOZESKemacetan di Simpang Jomin, Karawang, Jawa Barat, Jumat (25/7/2014). Puncak arus mudik Lebaran 2014 diperkirakan terjadi hari ini.
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan guna mendukung penguatan konektivitas nasional. 
 
Program tersebut merupakan salah satu dari empat program strategis yang dicanangkan Kementerian PUPR dalam pembangunan infrastruktur, antara lain ketahanan air nasional, meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, meningkatkan kualitas infrastruktur permukiman, serta penyelenggaraan pembangunan infrastruktur yang efektif dan efisien.
 
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, menyebutkan sepanjang tahun 2015 hingga 2019 akan dibangun jalan yang meliputi 1.000 kilometer tol Trans Jawa dan DKI Jakarta, 2.700 kilometer jalan arteri, 2.350 kilometer jalan nasional, pembangunan dan rehabilitasu 30,4 kilometer jembatan, dan 26 kilometer jalan layang, underpass, serta perlintasan kereta api.
 
"Penyediaan infrastruktur jalan ini guna mendukung penguatan konektivitas nasional. Pada 2015 ini alokasi APBN untuk infrastruktur jalan sebesar Rp 56,97 triliun dari total pagu sebesar Rp 77,4 triliun," ujar Basuki saat menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa (7/4/2015).
 
Basuki menjelaskan, anggaran sebesar Rp 56,97 triliun tersebut akan digunakan untuk pembangunan 40 kilometer jalan tol, pembangunan 497 kilometer jalan baru, pelebaran 2.000 kilometer jembatan baru, penggantian 6.616 meter jembatan, preservasi 340.816 meter jembatan, pembangunan 2.544 meter jalan layang, termasuk pembangunan 705 kilometer jalan baru dan 1.239 meter jembatan di wilayah perbatasan.
 
Selain itu, Basuki juga menyatakan kesiapan tol Cikampek-Palimanan untuk mendukung arus mudik lebaran 2015. Jalan tol sepanjang 116,75 kilometer yang merupakan bagian dari tol Trans Jawa tersebut ditargetkan rampung pada akhir Mei 2015.
 
"Tol Cikapali juga siap untuk mendukung arus mudik lebaran. Sampai saat ini, progres pengerjaannya sudah sampai 93 persen," tandas Basuki.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X