Kompas.com - 08/07/2014, 12:46 WIB
Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafi'ie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014) Kompas-Agus SusantoLuapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafi'ie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014)
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com — Jakarta bisa menderita kerugian senilai 200 miliar dollar AS atau ekuivalen Rp 2.361 triliun pada tahun 2050 bila kota ini tidak melakukan pencegahan komprehensif mengatasi "kebocoran" air laut dan amblesnya permukaan tanah.

Prediksi kerugian tersebut diungkapkan Kepala Sub Direktorat Perkotaan Ditjen Tata Ruang Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Eko Budi Kurniawan saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk "Pengembangan Lahan untuk Pembangunan Jakarta", Senin (7/7/2014).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tahun 2050, Jakarta kami prediksi bakal tenggelam. Air laut akan menerobos masuk dan sampai pusat kota jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan masyarakat tidak melakukan apa pun untuk mencegahnya," kata Eko.

Eko melanjutkan, kalau terjadi kebocoran, air laut bisa sampai tengah kota. "Bayangkan berapa kerugiannya. Kami memprediksi kerugiannya akan mencapai 200 miliar dollar AS (Rp 2.381 triliun). Itu belum termasuk 1,5 juta lapangan kerja yang hilang, dan masyarakat yang harus pindah. Itu masalah yang sangat besar jika tidak ditangani," papar Eko.

Menurut dia, ketinggian air laut tiap tahun meningkat. Di sisi lain, permukaan tanah ambles lebih cepat dibanding ketinggian air laut.

"Penurunan tanah per tahun tergantung lokasi, paling tinggi yang diukur sekitar 14 cm sampai 14,5 cm per tahun. Namun, ada lokasi lain yang mengalami penurunan lebih dalam. Kalau dipukul rata, penurunan terjadi sedalam 7,5 cm per tahun. Di Pluit termasuk paling cepat," ungkap Eko.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.