Kemenpera Bantu Pembangunan Rusunawa Mahasiswa

Kompas.com - 24/07/2013, 18:36 WIB
Kebutuhan rusunawa bagi mahasiswa sangat tinggi, terbukti tingkat hunian di beberapa asrama perguruan tinggi selalu maksimal seratus persen. umm.ac.idKebutuhan rusunawa bagi mahasiswa sangat tinggi, terbukti tingkat hunian di beberapa asrama perguruan tinggi selalu maksimal seratus persen.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

BENGKULU, KOMPAS.com -
Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan membantu pembangunan dua twin block (TB) rumah susun sewa (rusunawa) bagi mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu.

Rencana tersebut dilontarkan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz seusai menjadi pembicara di Kampus IAIN, Bengkulu, Selasa (23/7/2013). Bantuan pembangunan rusunawa tersebut diberikan tidak hanya untuk mahasiswa IAIN Bengkulu, melainkan juga untuk mahasiswa di perguruan tinggi lainnya.

"Secara umum, kebutuhan rusunawa bagi mahasiswa cukup besar. Buktinya, proposal permohonan bantuan pembangunana rusunawa dari perguruan tinggi yang masuk ke Kemenpera cukup banyak," ungkjap Djan.

Rusunawa, lanjut Djan, akan mempermudah mahasiswa yang berasal dari luar kota mencari hunian yang layak dan terjangkau. Selain itu, pembangunannya juga dapat menjadi media pengenalan terhadap gaya hidup dalam hunian vertikal.


Untuk menarik minat mahasiswa, Djan menyarankan, pihak perguruan tinggi juga harus ikut membantu agar Rusunawa yang ada bisa segera terhuni dengan menyediakan furnitur seperti lemari pakaian, tempat tidur dan meja belajar bagi mahasiswanya.

"Saya berharap IAIN Bengkulu juga bisa menjadikan Rusunawa sebagai tempat sarana belajar bagi mahasiswa yang nyaman sehingga menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas," imbuhnya.

Rusunawa khusus mahasiswa sebetulnya bukan barang baru. Sebelumnya, rusunawa sejenis sudah dibangun di hampir seluruh universitas di Indonesia. Tingginya kebutuhan hunian bagi mahasiswa ini terlihat dari rusunawa eksisting yang selalu terisi penuh. Untuk menyelesaikan masalah ini, umumnya perguruan tinggi menetapkan syarat-syarat khusus bagi mahasiswa yang ingin menempati kamar rusunawa.

Rektor IAIN Bengkulu, Sirajuddin mengungkapkan, ia telah mengusulkan permohonan bantuan pembangunan rusunawa untuk mahasiswa IAIN Bengkulu sebanyak 2 TB. Kedua TB tersebut memiliki luas 8.000 meter persegi dan akan dibangun di atas tanah milik kampus seluas 73,8 hektar. IAIN saat ini menjadi "rumah" bagi 5.800 mahasiswa, baik jenjang strata satu maupun pasca sarjana.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X