Resmi, Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik - Kompas.com

Resmi, Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik

Dani Prabowo
Kompas.com - 08/12/2017, 06:05 WIB
Petugas gardu Jasa Marga sedang melayani pengemudi untuk membayar tol. Pembayaran non-tunai di Gerbang Tol Jakarta-Cikampek, mulai terapkan secara bertahap. Jasa Marga memastikan, para pengguna jalan yang tidak memiliki saldo yang cukup, bisa melakukan pengisian ulang di gardu petugas gerbang tol.Dokumentasi Jasa Marga Petugas gardu Jasa Marga sedang melayani pengemudi untuk membayar tol. Pembayaran non-tunai di Gerbang Tol Jakarta-Cikampek, mulai terapkan secara bertahap. Jasa Marga memastikan, para pengguna jalan yang tidak memiliki saldo yang cukup, bisa melakukan pengisian ulang di gardu petugas gerbang tol.

JAKARTA, KompasProperti - Tarif Tol Dalam Kota Jakarta resmi naik, Jumat (8/12/2017). Perubahan tarif dimulai pukul 00.00 WIB, untuk kendaraan Golongan I kini menjadi Rp 9.500.

Adapun untuk Golongan II sebesar Rp 11.500, Golongan III Rp 15.500, Golongan IV Rp 19.000 dan Golongan V Rp 23.000. 

Baca juga : Kado Akhir Tahun Jasa Marga, Tarif Lima Ruas Tol Naik!

Kenaikan tarif tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 973/KPTS/M/2017.

“Pada dasarnya peningkatan tarif ini berdasarkan pemenuhan SPM (Standar Pelayanan Minimal),” kata General Manager Jalan Tol Jasa Marga Jakarta Tangerang Cengkareng (JTC) Bagus Cahya di Gerbang Tol (GT) Cililitan Utama, Jumat dini hari.

Bagus tak menampik bila kepadatan arus kendaraan di ruas Tol Dalam Kota Jakarta cukup tinggi. Tercatat, tingkat lalu lintas harian (LHR) bisa mencapai 600 ribu unit per hari.

Untuk mengurai kepadatan arus kendaraan di jalan tol, tak jarang Jasa Marga melaksanakan rekayasa lalu lintas. Hal ini sebagai langkah untuk pemenuhan SPM, dalam hal kecepatan.

“Salah satunya dengan cara melakukan contraflow di beberapa titik,” ujarnya.

Untuk diketahui, kenaikan tarif ini merupakan hak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, dimana kenaikan tarif lama disesuaikan dengan laju inflasi.

Aturan tersebut mencantumkan kenaikan tarif dapat terjadi setiap dua tahun sekali sebagai bentuk pengembalian investasi yang sesuai dengan skala bisnis perusahaan pada perjanjian usaha jalan tol.

PenulisDani Prabowo
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM