Kompas.com - 07/05/2021, 14:32 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Harga rumah pada Kuartal I-2021 terpantau mengalami penurunan sebesar dua persen dibanding periode yang sama tahun 2020. Hal ini seiring kenaikan indeks suplai hunian secara Nasional.

Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan berdasarkan Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) Kuartal II-2021, indeks harga properti turun dalam tiga kuartal terakhir sementara indeks suplai naik dalam dua kuartal terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Namun demikian, pasar properti nasional diperkirakan masih akan tetap stabil apalagi ada hal lain yang dapat menjaga optimisme pasar properti. Salah satunya masih tingginya pencarian properti pada Kuartal I dibandingkan kuartal sebelumnya," kata Marine dalam keterangan tertulis, Jumat (07/05/2021).

Baca juga: Cara Jitu Mencegah Rumah Kemalingan

Indeks harga properti tiga bulan pertama tahun ini berada pada angka 110,3 turun 0,4 persen dibanding kuartal IV-2020 (quarter-on-quarter). Sementara secara tahunan, indeks harga mengalami penurunan sebesar 2 persen.

Turunnya indeks harga properti terjadi di sejumlah provinsi. DKI Jakarta mengalami penurunan sebesar 0,4 persen (qtq), DI Yogyakarta turun 4,21 persen (qtq), dan Jawa Timur turun 1,64 persen (qtq).

Sementara itu, provinsi Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah masih tetap solid dengan mencatatkan kenaikan indeks harga yaitu sebesar 0,5 persen (qtq) untuk Jawa Barat, 1,62 persen (qtq) untuk Banten, dan 1,37 persen (qtq) untuk Jawa Tengah.

DKI Jakarta yang mengalami penurunan sebesar 0,4 persen kuartalan terjadi merata di seluruh wilayahnya.

Baca juga: Pilihan Rumah untuk Para Buruh Bergaji di Bawah Rp 5 Juta Per Bulan

Wilayah dengan penurunan harga terbesar adalah Jakarta Pusat, yang turun sebesar 1,52 persen (qtq) pada kuartal pertama 2021.

Sementara itu, Jakarta Selatan turun sebesar 1,19 persen (qtq).

Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan merupakan kawasan properti kelas atas. Kedua wilayah ini menunjukkan harga per meter persegi tertinggi di antara wilayah Jakarta lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.