Warga 10 Kabupaten dan Kota di NTT Terima Dana Tunggu Hunian Rp 7,4 Miliar

Kompas.com - 29/04/2021, 16:35 WIB

Syahyudi mengharapkan data rumah rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan segera difinalisasi sesuai fakta yang ada.

Baca juga: REI Bantu Warga Terdampak Bencana Badai Seroja di NTT

"Seharusnya batas akhir tanggal 26 April, kami harapkan minggu ini sudah selesai. Terkait lokasi untuk relokasi, harus benar-benar clear. SK usulan data dari pemerintah daerah juga harus jelas, apa yang sudah dikirim benar-benar harus merupakan hasil validasi dan verifikasi," kata dia.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD NTT Isyak Nuka mengungkapkan DTH yang diserahkan adalah yang sudah dibuatkan surat keputusan oleh Pemerintah Pusat.

Sudah divalidasi dan diverifikasi. Masih ada 11 Kabupaten yang belum mengajukan data.

Terkait rumah dengan kategori rusak ringan dan rusak sedang, sesuai petunjuk pusat akan dilakukan secara swakelola oleh masyarakat.

"Sementara yang rusak berat akan diproses dan pelaksanaan pembangunannya oleh pihak ketiga. Ini prosesnya dilakukan oleh pemerintah pusat," jelas Isyak.

Baca juga: Kementerian PUPR dan TNI AD Tuntaskan Pemasangan Jembatan Bailey di NTT

Sementara itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat berterima kasih dan mengapresiasi  Kepala BNPB Doni Monardo yang bergerak cepat membantu penanganan bencana di NTT.

"Kami bangga dengan BNPB yang begitu cepat tanggap. Hari pertama bencana, kepala BNPB-nya langsung sudah ada di Flores. Ini sebuah nilai dan pelajaran berharga untuk kami, para pemimpin di NTT bahwa kalau rakyat ada masalah, jangan menunggu lama-lama," kata Viktor.

Sebagai Gubernur yang punya pengalaman lapangan, Viktor melihat apa yang telah dilakukan Kepala BNPB menunjukan keterpanggilan pelayanan dengan hati nurani dan keberanian luar biasa.

"Semangat seperti ini harus terus dipupuk oleh semua pemimpin di NTT. Sekali lagi, respek saya untuk Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo dan jajaran," kata Viktor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.