Kompas.com - 29/04/2021, 16:35 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Warga di sembilan kabupaten dan satu kota di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang rumahnya rusak berat terdampak Badai Seroja, menerima bantuan dana tunggu hunian (DTH) dari BNPB sebesar Rp 7,4 miliar.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Liaison Officer (LO) atau Pejabat Penghubung dari BNPB Brigjen Syahyudi kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Kamis (29/4/2021).

Brigjen Syahyudi menuturkan, DTH merupakan bantuan Pemerintah Pusat melalui BNPB untuk masyarakat NTT yang terdampak bencana siklon tropis seroja yang rumahnya kategori rusak berat.

Tujuan bantuan ini untuk meringankan beban keluarga atau kerabat dalam mendapatkan tempat tinggal sementara sampai rumahnya selesai dibangun.

"Kami menghindari adanya konsentrasi warga di tempat pengungsi untuk mencegah penyebaran covid-19," ujar Syahyudi.

Baca juga: Relokasi Masyarakat Terdampak Bencana di NTT, Pemerintah Guyur Rp 338 Miliar

Besaran dana ini terbagi menjadi Rp 500.000 per bulan per kepala keluarga.

DTH tahap pertama diberikan untuk tiga bulan. Selanjutnya akan ada tahap kedua untuk tiga bulan berikutnya.

Lebih lanjut, Syahyudi mengatakan, DTH Tahap I diberikan kepada sembilan kabupaten dan satu kota yang sudah memasukkan data terverifikasi dan valid.

Ada pun rincian DTH sebesar Rp 7,4 miliar yang ditransfer langsung ke rekening pemerintah daerah tersebut diperuntukan bagi Kabupaten Kupang sebanyak 2.060 rumah, Timor Tengah Utara 62 rumah, Malaka 556 rumah, dan Belu 28 rumah.

Kemudian Alor 733 rumah, Lembata 238 rumah, Flores Timur 234 rumah, Nagekeo 3 rumah, Sumba Timur 762 dan Kota Kupang 261 rumah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.