Ini Rahasia Rumah di Kawasan Gurun Lebih Dingin

Kompas.com - 04/04/2021, 17:00 WIB
Lanskap Alice Springs tampak luar biasa. Karakteristik alam di sekeliling rumah begitu istimewa. Kontur tanahnya seolah mengatur bentuk dan orientasi rumah. www.designboom.comLanskap Alice Springs tampak luar biasa. Karakteristik alam di sekeliling rumah begitu istimewa. Kontur tanahnya seolah mengatur bentuk dan orientasi rumah.

KOMPAS.com - "The Desert House" yang dirancang oleh firma arsitektur Dunn & Hillam Architects mempertimbangkan dan memanfaatkan iklim gurun dalam proses perancangannya.

Rumah di kawasan Alice Springs, Australia, itu tidak menyingkirkan kondisi sekeliling rumah.

Dunn & Hillam Architects mengaku, mereka "bekerja sama" dengan iklim di lokasi rumah. Hasilnya, interior rumah itu memiliki temperatur yang nyaman bagi penghuninya.

Seperti disebutkan dalam situs resminya, Dunn & Hillam Architects menyatakan bahwa lanskap Alice Springs tampak luar biasa.

Karakteristik alam di sekeliling rumah begitu istimewa. Kontur tanahnya seolah "mengatur" bentuk dan orientasi rumah.

Baca juga: Intip 5 Desain Rumah Kayu Bergaya Rustic

Namun, menurut mereka, hal tersebut bukan masalah. Desain rumah tersebut malah tampak semakin istimewa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Desainnya bertujuan untuk mencapai kehidupan paling baik di tempat ini.

Klien mereka mencintai daerah gurun, menyukai pemandangan luas, kehangatan gurun, dan ketika cuaca buruk, mereka ingin menghadapinya dengan cara tercerdas.

"Mereka ingin mencari pendekatan inovatif di bidang perumahan, tidak hanya untuk daerah gurun, namun seluruh dunia," ujar para arsitek.

Sekilas, rumah itu tampak sederhana. Nuansa warna putih, abu-abu, dan aksen kayu yang menyelimuti eksterior rumah ini membuatnya tampak moderen.

Namun, keistimewaan tidak hanya datang dari tampilan eksterior saja. Sistem yang digunakan Dunn & Hillam Architects dalam mengatur temperatur di dalam rumah itu justru menjadi daya tarik sesungguhnya.

Rumah tersebut dibangun di bawah "naungan" atap melayangnya sendiri. Rumah itu memiliki insulasi tebal, namun tidak memiliki penghubung termal.

Rumah itu bisa memasukkan udara dingin dari bagian bawah rumah yang teduh.

"Ini adalah mahakarya rumah di gurun," ujar para arsitek.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X