Incar Kenaikan Transaksi 20 Persen, LJ Hooker Buka 5 Kantor Baru

Kompas.com - 01/02/2021, 18:06 WIB
LJ Hooker Indonesia menambahkan lima kantor baru dan 400 property consultant. LJ HookerLJ Hooker Indonesia menambahkan lima kantor baru dan 400 property consultant.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku industri properti optimistis, tahun 2021 akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya walaupun pandemi Covid-19 belum usai.

Tak terkecuali perusahaan agen properti yang berasal dari Australia, LJ Hooker Indonesia., yang membidik target peningkatan transaksi 10-20 persen.

Sebelumnya, transaksi LJ Hooker Indonesia mengalami penurunan tajam hingga mencapai 50 persen.

Untuk itu berbagai strategi akan dijalankan agar target transaksi properti bisa tercapai.

Baca juga: Genjot Penyaluran Kredit, BTN Gandeng Broker Properti Nasional

Direktur Operasional LJ Hooker Indonesia Oka M Kauripan mengatakan, strategi yang akan dijalankan antara lain menambah lima kantor broker properti dan 400 property consultant ( PC).

Menurut dia, semakin banyak kantor dan PC, jumlah transaksi properti terbuka untuk makin tinggi.

Saat ini, LJ Hooker Indonesia memiliki 39 kantor cabang di seluruh Indonesia dan memiliki sekitar 1.000 PC.

“Selain akan menambah lima kantor, kami menargetkan dapat merekrut 400 PC tahun ini," ujar Oka dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (01/02/2021).

Oka menuturkan, profesi agen properti makin dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam memberikan informasi lengkap dan komprehensif mengenai properti yang akan dibeli.

Semakin diminatinya profesi agen properti, juga karena pandemi membuat banyak perusahaan yang melakukan PHK dan banyak korbannya yang bergabung di LJ Hooker Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X